Menyedihkan! 9 Dokter dan Perawat di Pasuruan Terinfeksi Covid-19

Minggu, 10 Mei 2020 | 07:06 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Paramedis menangani pasien terinfeksi virus
Paramedis menangani pasien terinfeksi virus "corona". (AFP)

Pasuruan, Beritasatu.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur menyatakan jumlah pasien positif virus corona (Covid-19) di daerah itu bertambah 21 orang. Dari jumlah itu, sembilan di antaranya tenaga kesehatan, yakni perawat dan dokter. Dengan demikian, jumlah total positif Covid-19 di Pasuruan sebanyak 40 orang

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Syaifudin Ahmad dalam keterangan pers, Sabtu (9/5/2020) di Sidoarjo mengatakan dari 21 warga positif Covid-19 itu sebanyak sembilan orang adalah tenaga kesehatan dari RSUD Bangil dan RSUD Grati. "Berdasarkan hasil tes swab yang keluar hari ini, sebanyak 21 warga Kabupaten Pasuruan terkonfirmasi Covid-19," kata Syaifudin.

Ia mengatakan, dari sembilan orang tenaga kesehatan yang terkonfirmasi, satu laki-laki dan satu perempuan adalah pasangan suami istri yang berprofesi sebagai perawat di RSUD Grati dan RSUD Bangil. "Mereka berdomisili di wilayah Kecamatan Beji, dan tinggal bersama ketiga anaknya yang juga terpapar corona yakni dua laki-laki berusia 18 dan 7 tahun, serta anak perempuannya berusia 10 tahun," katanya.

Ia mengemukakan, petugas lainnya yang juga terkonfirmasi Covid-19 bersama keluarganya adalah seorang dokter perempuan di RSUD Bangil dan bertempat tinggal di wilayah Kecamatan Pandaan. "Tak hanya dokter ini saja, satu putrinya yang berusia 8 tahun dan satu rumah dengannya, juga dinyatakan berstatus positif Covid-19," katanya.

Selanjutnya, kata dia, adalah satu laki-laki, perawat RSUD Bangil dan berdomisili di Kecamatan Kraton, kemudian seorang laki-laki, tenaga Kesehatan RSUD Bangil dan bertempat tinggal di wilayah Kecamatan Bangil, lalu satu perempuan, tenaga Kesehatan dari RSUD Bangil dan bertempat tinggal di wilayah Kecamatan Beji, serta sorang perempuan, perawat RSUD Bangil dan beralamatkan di wilayah Kecamatan Beji.

"Terdapat juga satu laki-laki, perawat RSUD Bangil dan beralamatkan di wilayah Kecamatan Rembang, serta seorang perempuan, perawat RSUD Bangil yang beralamatkan di Wilayah Kecamatan Pasrepan," katanya.

Ia menjelaskan, apabila dipetakan berdasarkan kecamatan, berarti ada tujuh warga Beji, dua warga Gempol, empat warga Rembang, tiga warga Pandaan, satu warga Tutur, satu warga Puspo, satu warga Pasrepan, satu warga Kraton dan seorang warga Bangil yang terkonfirmasi Covid-19 pada Sabtu (9/5/2020) ini. Terhadap 21 warga ini, kata dia, semuanya menjalani isolasi di RSUD Bangil sampai sembuh.

Ia menambahkan, dengan semakin bertambahnya warga terpapar corona, Syaifudin mengajak seluruh masyarakat untuk tak menyepelekan virus ini. "Yang berbahaya adalah cepatnya penularan. Ini sebagai bukti bahwa petugas medis saja bisa terpapar. Apalagi bebas melakukan apa saja di luar rumah. Untuk itu, mewakili Pak Bupati, kami mengajak masyarakat untuk tetap di rumah, sering-sering cuci tangan dengan sabun, selalu memakai masker kalau terpaksa keluar rumah, serta menjaga jarak dan menghindari keramaian," demikian Syaifudin Ahmad.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon