Belum Terima Hasil, Positif Covid-19 di Bengkulu Masih Bertahan di 69 Kasus

Rabu, 27 Mei 2020 | 17:34 WIB
U
SL
Penulis: Usmin | Editor: LES
Petugas kesehatan menunjukkan sampel saat diagnostik cepat COVID-19 atau Rapid Test.
Petugas kesehatan menunjukkan sampel saat diagnostik cepat COVID-19 atau Rapid Test. (Antara/Bayu Pratama S)

Bengkulu, Beritasatu.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, pasien positif virus corona atau Covid-19 di Bengkulu, Rabu (27/5/2020) tidak ada penambahan alias zero sehingga jumlahnya tetap bertahan diangka 69 kasus.

"Hari ini hanya ada penambahan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 4 orang, karena hasil rapid test menunjukan reaktif, dan telah disikapi dengan memperiksaan uji sampel ke labor kesehatan daerah (Kesda) Bengkulu," kata Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni didampingi juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bengkulu, Jaduliwan, di Bengkulu, Rabu.

Ia mengatakan, penambahan 4 pasien PDP tersebut, 2 orang berasal dari Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Seluma masing-masing 1 orang. Pasien PDP ini sudah ditindaklanjuti oleh Dinkes Bengkulu dengan pengambilan uji sampel swab untuk diteliti di Labor Kesda Bengkulu.

"Jadi, 4 orang pasien PDP ini sudah kita tangani dan sampel uji swabnya sudah kita ambil untuk diperiksa di Labor Kesda Bengkulu. Kita berharap mereka tidak positif Covid-19, sehingga angka positif corona di Bengkulu tidak terjadi penambahan," ujarnya.

Empat pasien PDP tersebut, katanya mengalami gejala mual, kepala pusing, badan lemas, serta batuk. Mereka telah memiliki penyakit lain, seperti sesak nafas. Saat ini, mereka menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Herwan menambahkan, sampai saat ini uji sampel swab sebanyak 155 yang dikirim Dinkes Bengkulu sebelum Idulfitri 144 Hijriah ke Balai Besar Lingkungan dan Kesehatan (BBLK) dan labor Universitas Andalas Padang, Sumbar belum keluar hasilnya.

Dengan demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah seluruh sampel swab tersebut negatif atau ada yang positif karena hasilnya belum keluar. Karena itu, kasus positif Covid-19 di Bengkulu, masih bertahan diangka 69 kasus.

Herwan menambahkan, pihaknya tidak mengetahui persis kenapa sampel uji swab sebanyak 155 belum keluar dari labor BBLK dan labor Universitas Andalas, Padang tersebut. Padahal, sampel tersebut, sudah dikirim pada Jumat (22/5/2020) lalu.

"Selama ini paling lambat 4 hari setelah pengiriman hasil uji sampel swab sudah kita terima dari labor BBKL Palembang dan labor Universitas Andalas, Padang, tapi sekarang sudah hampir sepekan hasilnya belum keluar," ujarnya.

Dinkes berharap hasil uji sampel swab dari dua labor tersebut, segera disampaikan ke pihaknya dalam waktu dekat, sehingga dapat diketahui apakah sampel tersebut negatif semua atau ada yang positif.

Jika ada yang positif pihaknya akan segera melakukan pelacakan kepada orang-orang sempat kontak fisik langsung dengan pasien positif Covid-19 guna mengantisipasi terjadi penyebaran virus corona secara luas di daerah ini.

Sementara itu, juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bengkulu, Jaduliwan mengatakan, hingga Rabu (27/5) jumlah orang dalam pemantuan (OPD) sebanyak 69 orang, PDP 15 kasus dan pasien PDP meninggal dunia sebanyak 16 orang.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon