Akhiri PD II

Pemboman Hiroshima Diperingati

Senin, 6 Agustus 2012 | 14:37 WIB
AS
B
Penulis: AFP/ Entin Supriati | Editor: B1
Keluarga korban pemboman Hiroshima berdoa, mengenang kejadian dijatuhkannya bom di kota itu, 67 tahun yang lalu, menewaskan sekitar 140 ribu orang, dan meluluhlantakkan. Peringatan pemboman atom Hiroshima, Jepang (6/8), diikuti korban dan keluarga yang ditinggalkan
Keluarga korban pemboman Hiroshima berdoa, mengenang kejadian dijatuhkannya bom di kota itu, 67 tahun yang lalu, menewaskan sekitar 140 ribu orang, dan meluluhlantakkan. Peringatan pemboman atom Hiroshima, Jepang (6/8), diikuti korban dan keluarga yang ditinggalkan (EPA)
Lonceng-lonceng kuil dibunyikan tepat pada pukul 8.15 pagi

Puluhan ribu orang berkumpul di Hiroshima, Jepang, untuk mengenang dijatuhkannya bom nuklir, tepat hari ini 67 tahun lalu.

Peringatan ini berkenaan juga dengan munculnya sentimen anti nuklir, selepas kebocoran reaktor di Fukushima.

Para korban yang sudah berusia lanjut, bergabung dengan keluarga korban, pejabat pemerintah dan delegasi asing menghadiri acara tahunan di Hiroshima Peace Memorial Park, memperingati kejadian saat Amerika Serikat menjatuhkan bom, pada tahun 1945.

Pembom B-29, Enola Gay menjatuhkan bom atom pada 6 Agustus 1945, membuat kota yang terletak di selatan barat Jepang itu, berubah menjadi ladang pembantaian, menewaskan sekitar 140 ribu orang.

Kejadian ini mengakhiri Perang Dunia Kedua.

Dalam peringatan, hari ini, lonceng-lonceng kuil dibunyikan tepat pada pukul 8.15 pagi. Mereka mengheningkan cipta, dan semua kegiatan di kota Hiroshima berhenti sejenak.

Aksi unjuk rasa anti nuklir dipicu oleh kebocoran reaktor nuklir Fukushima Daiichi, tahun lalu. Kejadian lokal yang kemudian dikaitkan dengan gerakan global, menentang senjata nuklir.

Banyak korban selamat bom bergabung dengan gerakan anti penggunaan nuklir, baik oleh militer maupun sipil.

Gerakan anti nuklir di Jepang mengental kembali, setelah Perdana Menteri Yoshihiko Noda, memerintahkan dua reaktor beroperasi kembali.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon