Nasabah Langit Biru Rebutan Ikan Asin
Rabu, 8 Agustus 2012 | 15:00 WIB
Koperasi ini gagal memenuhi kewajiban pada anggotanya yakni bonus keuntungan usaha pada Juni lalu.
Macetnya proses pembayaran bonus dari Koperasi Langit Biru membuat para nasabah gelap mata. Mereka merampas aset koperasi yang dikelola oleh Jaya Komara termasuk ratusan ton ikan asin dan bawang putih.
"Ada 600 ton ikan asin, 600 ton bawang putih, dan 600 ton kopi milik koperasi yang telah dirampas oleh para nasabah yang tidak puas. Kita himbau para nasabah untuk bersabar dan tidak main rampas, " kata Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri Rabu (8/8).
Sejauh ini, Boy melanjutkan, penyidik di Direktorat Pidana Khusus Bareskrim yang menangani kasus ini telah memeriksa 58 saksi dan empat orang ahli yang diantaranya ahli di bidang koperasi, tindak pidana pencucian uang, dan digital forensik.
Sampai hari ini juga telah ada 324 nasabah yang berasal dari berbagai daerah yang melapor ke Mabes Polri. Namun berapa banyak nilai investasi para nasabah itu masih dihitung hingga kini.
Seperti diketahui, penyidik telah menetapkan Jaya Komara dan istrinya, TI, sebagai tersangka. Keduanya ditangkap di sebuah hotel di Purwakarta, Jawa Barat. Tepatnya, di halaman parkir Hotel Kalsa Indah Jl Veteran nomor 1 Kabupaten Purwakarta, Selasa (24/7).
TI ikut bersama-sama Jaya menikmati uang nasabah. Dia bahkan punya usaha angkutan di Purwakarta dengan nilai Rp 3,5 miliar.
Koperasi Langit Biru, semula bernama PT Trasindo Jaya Komara, berdiri sejak Januari 2011. Salah satu kegiatan usahanya adalah pengelolaan daging dan kerja sama dengan 62 pemasok daging sapi.
Sebelum berbentuk badan hukum, koperasi ini telah memutar uang dana nasabahnya sebesar Rp6 triliun. Pengelola menggunakan sistem arisan daging bermotif multilevel marketing. Jumlah nasabah koperasi diperkirakan mencapai 125 ribu orang.
Koperasi ini gagal memenuhi kewajiban pada anggotanya yakni bonus keuntungan usaha pada Juni lalu. Sejak saat itu Jaya Komara menghilang. Dia dijadikan buron dan telah dicekal hingga akhirnya ditangkap.
Macetnya proses pembayaran bonus dari Koperasi Langit Biru membuat para nasabah gelap mata. Mereka merampas aset koperasi yang dikelola oleh Jaya Komara termasuk ratusan ton ikan asin dan bawang putih.
"Ada 600 ton ikan asin, 600 ton bawang putih, dan 600 ton kopi milik koperasi yang telah dirampas oleh para nasabah yang tidak puas. Kita himbau para nasabah untuk bersabar dan tidak main rampas, " kata Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri Rabu (8/8).
Sejauh ini, Boy melanjutkan, penyidik di Direktorat Pidana Khusus Bareskrim yang menangani kasus ini telah memeriksa 58 saksi dan empat orang ahli yang diantaranya ahli di bidang koperasi, tindak pidana pencucian uang, dan digital forensik.
Sampai hari ini juga telah ada 324 nasabah yang berasal dari berbagai daerah yang melapor ke Mabes Polri. Namun berapa banyak nilai investasi para nasabah itu masih dihitung hingga kini.
Seperti diketahui, penyidik telah menetapkan Jaya Komara dan istrinya, TI, sebagai tersangka. Keduanya ditangkap di sebuah hotel di Purwakarta, Jawa Barat. Tepatnya, di halaman parkir Hotel Kalsa Indah Jl Veteran nomor 1 Kabupaten Purwakarta, Selasa (24/7).
TI ikut bersama-sama Jaya menikmati uang nasabah. Dia bahkan punya usaha angkutan di Purwakarta dengan nilai Rp 3,5 miliar.
Koperasi Langit Biru, semula bernama PT Trasindo Jaya Komara, berdiri sejak Januari 2011. Salah satu kegiatan usahanya adalah pengelolaan daging dan kerja sama dengan 62 pemasok daging sapi.
Sebelum berbentuk badan hukum, koperasi ini telah memutar uang dana nasabahnya sebesar Rp6 triliun. Pengelola menggunakan sistem arisan daging bermotif multilevel marketing. Jumlah nasabah koperasi diperkirakan mencapai 125 ribu orang.
Koperasi ini gagal memenuhi kewajiban pada anggotanya yakni bonus keuntungan usaha pada Juni lalu. Sejak saat itu Jaya Komara menghilang. Dia dijadikan buron dan telah dicekal hingga akhirnya ditangkap.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




