Mudahkan Masyarakat Urus e-KTP, Bobby Nasution Akan Manfaatkan Mal
Selasa, 22 September 2020 | 10:55 WIB
Medan, Beritasatu.com - Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Bobby Nasution dan Aulia Rahman, akan memanfaatkan seluruh mal sebagai bagian dari pelayanan pemerintah untuk masyarakat. Masyarakat nantinya dapat mengurus e-KTP atau dokumen kependudukan lainnya di pusat perbelanjaan.
"Untuk mengurus e-KTP, nantinya masyarakat bisa sambil jalan-jalan ke mal. Kita akan tempatkan petugas memberikan pelayanan. Jika saat masuk ke mal belum memiliki e-KTP, pulang dari lokasi itu bisa langsung mengambil dan memiliki kartu identitasnya. Masyarakat juga tidak perlu mengeluarkan biaya. Semua digratiskan," tegas Bobby dalam keterangannya, Selasa (22/9/2020).
Bobby menyampaikan itu dalam dialog bersama dengan pemimpin dan tokoh lintas agama, di Medan, Senin (21/9/2020). "Kita banyak mendengar berbagai keluhan dari masyarakat yang keterbatasan ekonomi, bahwa untuk mengurus e-KTP di Medan ini, birokrasinya berbelit-belit, bahkan proses pembuatan kartu identitas diri itu bisa memakan waktu sampai berhari-hari," ujar Bobby.
Pertemuan diprakarsai oleh tokoh panutan masyarakat Sumatera Utara, RE Nainggolan. Bobby ingin memastikan ke depannya masyarakat tidak akan mendapatkan kesulitan lagi saat berurusan dengan pemerintahan. Bobby berjanji membenahi birokrasi agar lebih efektif dan efisien. Ditambahkan, data dari pembuatan kartu identitas ini terintegrasi ke pusat, provinsi sampai ke tingkat kota.
Menurut Bobby pendataan penanganan bantuan terhadap masyarakat dari keluarga tidak mampu dan layak menerima bantuan juga akan terakomodir lewat program "Medan Satu Data". Bobby belajar dari penanganan bantuan pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah kota yang masih ada keluhan masyarakat.
"Bukan hanya masyarakat yang mengeluh karena tidak mendapatkan bantuan. Saya juga menerima banyak laporan dari para kepala lingkungan bahwa tidur mereka pun tidak dapat nyenyak karena menyalurkan bantuan itu," kata Bobby.
Menurut suami Kahiyang Ayu ini, semua ini terjadi karena pendataan yang dilakukan pemerintah kota tidak akurat. Selain itu, pemerintah kota masih tetap menggunakan data lama. Akibatnya bantuan melalui pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah kota, menjadi tumpang-tindih.
"Oleh karena itu, Medan Satu Data ini penting untuk penataan ke depannya. Masyarakat didata untuk menerima bantuan, apakah itu yang masuk dalam program keluarga harapan (PKH), bantuan sosial tunai (BST) maupun bantuan langsung tunai (BLT). Ada petugas yang disiapkan untuk menangani persoalan ini. Kepala lingkungan juga kita ajak berkolaborasi," ucap Bobby.
Tidak hanya berjanji untuk memberikan insentif buat kepala lingkungan, Bobby juga menyiapkan 1.000 beasiswa bagi mahasiswa. Mahasiswa berprestasi akan didukung untuk melanjutkan pendidikannya sampai ke luar negeri, termasuk dalam pendidikan dalam bidang keagamaan.
"Pemerintah akan membiayai secara keseluruhan untuk mahasiswa berprestasi yang ingin melanjutkan program studi sampai ke Maroko maupun negara lainnya. Untuk program ini tidak melihat latar belakang dari keluarga mahasiswa itu. Jika berprestasi dan mempunyai kemauan kuat, pemerintah akan memfasilitasinya," ungkap Bobby.
Sementara itu, Aulia Rahman menambahkan apabila pihaknya mendapatkan amanah dari rakyat, nantinya akan membangun Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Badan ini sangat dibutuhkan untuk membantu guru dan profesi lainnya.
"Sampai saat ini, BNSP ini belum ada dijalankan di daerah ini, padahal dengan adanya BNSP ini mempunyai banyak nilai positif. Ini juga akan mempermudah pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kota, dalam membantu guru maupun lainnya. BNSP ini juga akan terintegrasi ke depannya," kata Aulia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




