Perempuan Tertua di Dunia Rayakan Ulang Tahun ke-116
Selasa, 28 Agustus 2012 | 07:01 WIB
Pada hari Minggu (26/8), Besse Cooper menerima sertifikat dari Guinness World Records sebagai perepmpuan tertua di dunia.
Dia merayakan ulang tahunnya di fasilitas panti jompo Monroe, Georgia, tempat dia berada.
"Saya mengurusi urusan saya sendiri," kata Sullivan asli, Tenn, lahir tahun 1896, adalah rahasianya untuk umur panjang. "Dan saya tidak makan junk food."
Cooper hanya orang kedelapan di dunia, dan orang keempat di Amerika, yang mencapai usia itu, kata Guinness.
Dia tiba di Monroe selama perang dunia I dan bekerja sebagai guru. Cooper menikah dengan Luther suaminya tahun 1924 (ia meninggal pada tahun 1963).
Mereka memiliki empat anak. Hari ini ia memiliki 12 cucu dan banyak cicit.
"Semakin tua Cooper semakin jenaka dirinya," kata anaknya, Sidney Cooper, pada koran lokal, Tribune Walton di lokasi jembatan yang diberi nama sesuai nama ibunya.
Polly Gasstrom, walikota kota kecil Between, lokasi jembatan, mengatakan, "Besse adalah seorang perempuan manis. Saya memiliki kesempatan untuk berbicara dengannya, mendengar ceritanya. Dan jika namanya akan diletakkan di peta, itu adalah alasan yang baik."
Sayang Besse tidak bisa menghadiri upacara pemotongan pita.
Dia merayakan ulang tahunnya di fasilitas panti jompo Monroe, Georgia, tempat dia berada.
"Saya mengurusi urusan saya sendiri," kata Sullivan asli, Tenn, lahir tahun 1896, adalah rahasianya untuk umur panjang. "Dan saya tidak makan junk food."
Cooper hanya orang kedelapan di dunia, dan orang keempat di Amerika, yang mencapai usia itu, kata Guinness.
Dia tiba di Monroe selama perang dunia I dan bekerja sebagai guru. Cooper menikah dengan Luther suaminya tahun 1924 (ia meninggal pada tahun 1963).
Mereka memiliki empat anak. Hari ini ia memiliki 12 cucu dan banyak cicit.
"Semakin tua Cooper semakin jenaka dirinya," kata anaknya, Sidney Cooper, pada koran lokal, Tribune Walton di lokasi jembatan yang diberi nama sesuai nama ibunya.
Polly Gasstrom, walikota kota kecil Between, lokasi jembatan, mengatakan, "Besse adalah seorang perempuan manis. Saya memiliki kesempatan untuk berbicara dengannya, mendengar ceritanya. Dan jika namanya akan diletakkan di peta, itu adalah alasan yang baik."
Sayang Besse tidak bisa menghadiri upacara pemotongan pita.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




