Polisi Gulung Jaringan Hacker Teroris
Kamis, 30 Agustus 2012 | 16:12 WIB
Polisi punya waktu 7x24 jam untuk menentukan status MK, apakah saksi atau akan menjadi tersangka.
Aparat Detasemen Khusus 88/Antiteror Mabes polri menggerebek sebuah rumah di Kelurahan Cisaranteun, Kecamatan Arcamanik, Bandung, Jawa Barat Kamis (30/8). Polisi mengamankan seorang lelaki yang diduga hacker (peretas) yang terlibat pendanaan kasus terorisme.
"Kita duga dia adalah hacker. Pemain carding yang sementara ini kita tangkap dan akan kita cari keterangan tambahan," kata seorang penyidik yang meminta tak disebutkan namanya saat dihubungi, hari ini.
Penyidik itu menyebut jika pelaku yang ditangkap adalah MK alias Ashaburayatisud. Maman tercatat lahir pada 14 September 1981 dan beralamat di Perum Pawenang II No A3, Arcamanik, Kelurahan Cisaranteun, Bandung Timur. Dia diduga terkait dengan Rizki Gunawan.
"Kami punya waktu 7x24 jam untuk menentukan statusnya, apakah saksi ataukah akan menjadi tersangka," ungkap sumber Beritasatu.com di jajaran Densus 88 itu.
Rizki Gunawan adalah tersangka teroris yang ditangkap Densus di Jakarta Mei lalu. Berkas perkara milik jagoan hacking itu telah dinyatakan lengkap oleh jaksa.
Seperti diberitakan, Rizki, sarjana muda akutansi ini berhasil membobol sebuah situs multi level marketing (MLM), dan mendapatkan dana haram senilai Rp5,937 miliar.
Uang miliaran rupiah itu digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan aksi terorisme, setelah sebelumya 'dicuci' dengan cara dibelikan beberapa benda di Medan yang telah disita Juni lalu.
Aset-aset itu di antaranya adalah ruko tiga lantai di Azam Square, satu unit rumah beralamat di jalan Karya Kasih, satu unit rumah di Jalan Ekawarni no 4, dan satu ruko di Jalan Jenderal Sudirman.
Selain itu, satu mobil Daihatsu, satu Toyota Avanza, satu pickup Mitsubishi, satu motor Kawasaki Ninja, satu motor Yamaha Jupiter, satu Yamaha Vega, satu Honda Supra, dan dua Honda Vario. Juga ada perlatanan elektronik senilai Rp36 juta yang dibeli dari Hongkong melalui website.
Dengan dana itu Rizki memberi dukungan pelatihan para militer di Poso senilai Rp667 juta bersama tersangka lain, Cahya Fitrianta yang telah ditangkap Mei lalu di Bandung.
Rizki juga terlibat dalam pendanaan pengeboman Gereja Kepunton, Solo pada 25 September 2011. Situs yang dihack (diretas) oleh Rizki mempunyai server di Malaysia. Kini situs itu sudah down dan tak bisa diakses lagi. Alamatnya di speedcashXXXXXX.XXX.
Rizki menghacking situs MLM untuk mencari dana operasi teror bersama Dedy Irawan (yang juga disiapkan sebagai pelaku bom bunuh diri Pengadilan Negeri Medan), dan Andri Kurniawan alias Hendrik. Keduanya juga telah ditangkap Mei lalu.
Aparat Detasemen Khusus 88/Antiteror Mabes polri menggerebek sebuah rumah di Kelurahan Cisaranteun, Kecamatan Arcamanik, Bandung, Jawa Barat Kamis (30/8). Polisi mengamankan seorang lelaki yang diduga hacker (peretas) yang terlibat pendanaan kasus terorisme.
"Kita duga dia adalah hacker. Pemain carding yang sementara ini kita tangkap dan akan kita cari keterangan tambahan," kata seorang penyidik yang meminta tak disebutkan namanya saat dihubungi, hari ini.
Penyidik itu menyebut jika pelaku yang ditangkap adalah MK alias Ashaburayatisud. Maman tercatat lahir pada 14 September 1981 dan beralamat di Perum Pawenang II No A3, Arcamanik, Kelurahan Cisaranteun, Bandung Timur. Dia diduga terkait dengan Rizki Gunawan.
"Kami punya waktu 7x24 jam untuk menentukan statusnya, apakah saksi ataukah akan menjadi tersangka," ungkap sumber Beritasatu.com di jajaran Densus 88 itu.
Rizki Gunawan adalah tersangka teroris yang ditangkap Densus di Jakarta Mei lalu. Berkas perkara milik jagoan hacking itu telah dinyatakan lengkap oleh jaksa.
Seperti diberitakan, Rizki, sarjana muda akutansi ini berhasil membobol sebuah situs multi level marketing (MLM), dan mendapatkan dana haram senilai Rp5,937 miliar.
Uang miliaran rupiah itu digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan aksi terorisme, setelah sebelumya 'dicuci' dengan cara dibelikan beberapa benda di Medan yang telah disita Juni lalu.
Aset-aset itu di antaranya adalah ruko tiga lantai di Azam Square, satu unit rumah beralamat di jalan Karya Kasih, satu unit rumah di Jalan Ekawarni no 4, dan satu ruko di Jalan Jenderal Sudirman.
Selain itu, satu mobil Daihatsu, satu Toyota Avanza, satu pickup Mitsubishi, satu motor Kawasaki Ninja, satu motor Yamaha Jupiter, satu Yamaha Vega, satu Honda Supra, dan dua Honda Vario. Juga ada perlatanan elektronik senilai Rp36 juta yang dibeli dari Hongkong melalui website.
Dengan dana itu Rizki memberi dukungan pelatihan para militer di Poso senilai Rp667 juta bersama tersangka lain, Cahya Fitrianta yang telah ditangkap Mei lalu di Bandung.
Rizki juga terlibat dalam pendanaan pengeboman Gereja Kepunton, Solo pada 25 September 2011. Situs yang dihack (diretas) oleh Rizki mempunyai server di Malaysia. Kini situs itu sudah down dan tak bisa diakses lagi. Alamatnya di speedcashXXXXXX.XXX.
Rizki menghacking situs MLM untuk mencari dana operasi teror bersama Dedy Irawan (yang juga disiapkan sebagai pelaku bom bunuh diri Pengadilan Negeri Medan), dan Andri Kurniawan alias Hendrik. Keduanya juga telah ditangkap Mei lalu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




