BPK Gelar Taklimat Awal Pemeriksaan Penanganan Covid-19 di Polda Jateng

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 04:57 WIB
JS
JS
Penulis: Jayanty Nada Shofa | Editor: JNS
Anggota I BPK Hendra Susanto memimpin taklimat awal atau entry meeting pemeriksaan kinerja penanganan Covid-19 pada Polri di Markas Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (22/10/2020).
Anggota I BPK Hendra Susanto memimpin taklimat awal atau entry meeting pemeriksaan kinerja penanganan Covid-19 pada Polri di Markas Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (22/10/2020). (Istimewa)

Semarang, Beritasatu.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menggelar taklimat awal atau entry meeting pemeriksaan kinerja penanganan Covid-19 pada Polri di Markas Polda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (22/10/2020).

Anggota I BPK Hendra Susanto menjelaskan, kondisi pandemi Covid-19 mengharuskan pemerintah mengambil langkah-langkah dalam rangka tanggap darurat bencana maupun penanganan dampaknya melalui berbagai kebijakan.

"Dalam upaya penanganan tersebut, terdapat risiko tidak efektifnya manajemen dan ketidaktepatan nilai belanja penanganan Covid-19, ketidaklengkapan pencatatan penerimaan hibah uang ataupun barang dari pihak ketiga, serta risiko adanya kemahalan harga dalam pengadaan barang dan jasa," kata Hendra saat memimpin taklimat awal.

Hendra menjelaskan, penanganan pandemi yang diwujudkan melalui program-program penanganan kesehatan, penyediaan jaring pengaman sosial, dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan melibatkan para pemangku kepentingan terdapat risiko.

Oleh karena itu, BPK menjalankan tiga peran sekaligus yakni oversight (pengawas), insight (memberikan masukan) dan foresight (memberi tinjauan masa depan).

"Perlu kami sampaikan, bahwa menyikapi perkembangan penanganan pandemi Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah, BPK melakukan pemeriksaan tematik penanganan pandemi Covid-19 serentak untuk seluruh jajaran kementerian dan lembaga," jelas Hendra.

Pemeriksaan ini, lanjutnya, dilaksanakan dengan pendekatan pemeriksaan komprehensif (gabungan ketiga jenis pemeriksaan), dengan audit universe seluruh kebijakan, pendanaan, alokasi, dan aktivitas penanganan oleh pemerintah secara keseluruhan.

Lebih lanjut, sasaran pemeriksaan meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring serta evaluasi pada tata kelola dukungan anggaran, tata kelola dukungan sumber daya lainnya (peraturan, personel dan sarpras) dan tata kelola pelaksanaan operasi.

"Entitas yang menjadi wilayah sampling dalam pemeriksaan kinerja adalah satuan kerja Polda dan Polres jajaran Polda Jawa Tengah," imbuh Hendra.

Is

Hendra juga berharap Kapolda dan jajarannya memiliki komitmen yang sama dengan BPK dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel.

"Akuntabilitas bukan saja kewajiban pengelola keuangan negara, tetapi merupakan suatu budaya yang harus dibangun bersama," tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Inspektur Pengawasan Umum Polri Komjen. Pol. Agung Budi Maryoto dan Kapolda Jateng Irjen. Pol. Ahmad Luthfi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon