Putus Mata Rantai Covid-19, Batasi Inner Circle Selama Pandemi

Senin, 2 November 2020 | 11:32 WIB
ES
B
Penulis: Elvira Anna Siahaan | Editor: B1
Ilustrasi keluarga
Ilustrasi keluarga (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Delapan bulan Indonesia dilanda pandemi Covid-19. Sayangnya jumlah kasus belum juga menunjukkan tanda-tanda penurunan. Parahnya, hampir rata-rata jumlah kasus bertambah setiap harinya. Dikutip dari Instagram Pandemictalks, terdata 1 dari 100 warga di DKI Jakarta terinfeksi Covid-19. Bahkan, kasus Covid-19 semakin mendekati kerabat dekat atau inner circle setiap orang.

Fatkta bahwa sudah 105.597 orang di DKI yang terkena Covid-19 (red-data BPS per 31 Oktober 2020), membuktikan setiap orang masih sangat abai dalam menjalankan protokol kesehatan yaitu Gerakan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

Tidak hanya abai dalam menjalankan Gerakan 3M, orang-orang juga mulai memperlebar inner circle mereka. Padahal kalau menurut para ahli epidemiologi, inner circle selama pandemi harus dikurangi, maksimal hanya dua kelompok kecil.

Apa itu inner circle? Inner circle adalah lingkaran sosial paling dekat dengan kita sebagai individu. Inner circle biasanya terdiri dari orang-orang terdekat seperti orang tua, saudara, pasangan, kekasih, kerabat dekat, relasi pekerjaan, dan teman komunitas.

Bersama inner circle biasanya kita melakukan aktivitas bersama, semisal makan, minum, nonton, bermain, atau olahraga. Tujuan dari aktivitas bersama-sama itu memang untuk saling mendukung dan menguatkan selama pandemi. Namun, harus diigat, jangan sampai karena terlalu banyak inner circle, penularan Covid-19 semakin marak.  

Lalu, apakah penting mempertahankan inner circle selama pandemi? Penting. Sebab, dengan memiliki inner circle kita bisa menjaga kewarasan dan mendapat penguatan di masa-masa stres karena pandemi.

Dipastikan selama pandemi ada baiknya membatasi inner circle, yakni hanya dua kelompok dengan maksimal 5 orang per kelompok. Tentukan tempat untuk berkumpul jika memang harus bertemu, dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Disarankan, orang-orang dalam inner circle tidak memiliki inner circle lainnya, sehingga memudahkan tracing apabila ada satu orang yang terinfeksi Covid-19.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon