Puluhan Rumah Warga di Kota Bengkulu Terendam Banjir

Rabu, 4 November 2020 | 15:54 WIB
U
SL
Penulis: Usmin | Editor: LES
Banjir di Bengkulu
Banjir di Bengkulu (BNPB)

Bengkulu, Beritasatu.com - Sekitar 25 rumah di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulul, terendam banjir pada Rabu (4/11/2020), menyusul hujan lebat melanda wilayah ini pada Selasa (3/11/2020) malam.

Keterangan yang dihimpun di Bengkulu,hujan lebat disertai badai tersebut selain merendam puluhan rumah warga yang berada di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Bengkulu juga menyebabkan satu rumah warga rusak atap ambruk diterjang badai.

Banjir yang merendam puluhan rumah warga di Kelurahan Tanjung Jaya tersebut, akibat Sungai Bengkulu meluap. Namun, warga tidak sempat mengungsi karena ketinggian air masih di bawah 50 centimeter (cm).

"Kita berharap hujan lebat tidak turun lagi pada Rabu ini, sehingga genangan air di rumah warga segera surut. Kalau banjir ketinggianya dibawah 50 cm kami tidak akan keluar rumah karena biasanya dalam tempo singkat air kering," kata Kasman (46), warga Tanjung Agung.

Ia mengatakan, banjir yang melanda Tanjung Agung dan sekitarnya sudah menjadi langganan setiap musim hujan, termasuk cuaca ekstrem yang melanda Bengkulu saat ini. Sebab, wilayah Tanjung Agung berada di sepanjang DAS Bengkulu.

Jika hujan lebat turun cukup lama, maka air Sungai Bengkulu meluap dan menggenangi rumah warga yang ada di sekitarnya, seperti sekarang ini. "Kami berharap hari ini tidak turun hujan lebat di Kota Bengkulu, sehingga genangan banjir di rumah warga segera kering," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Sabardi (44), warga Tanjung Jaya lainya. Ia mengatakan, warga berharap hujan lebat tidak turun pada Rabu ini sehingga genang air di daerah ini segera surut. Namun, warga tetap waspada datang banjir besar karena dalam sepekan ini intensitas hujan di Kota Bengkulu meningkat.

"Sudah sepekan ini setiap malam hujan lebat turun di Kota Bengkulu, sehingga menyebabkan Kelurahan Tanjung Jaya dilanda banjir dengan ketingian 0,25 meter. Namun, warga tidak mengungsi karena banjir mulai surut.

Meski demikian, warga tetap mewaspadai banjir susulan lebih besar lagi mengingat cuaca ekstrem melanda daerah ini, sehingga curah hujan masih tinggi. "Semua barang berharga, termasuk surat-surat penting sudah kami amankan di atas plafon rumah agar tidak terkena banjir," ujarnya.

Dengan demikian, jika datang banjir besar warga langsung keluar rumah menyelamatkan diri ke tempat aman. "Cuaca buruk seperti sekarang ini, kita yang tinggal di DAS Bengkulu, setiap saat waspada terhadap ancaman banjir. Jika hujan lebat berlangsung lama dan permukaan Sungai Bengkulu naik, siap-siap mengungsi ke tempat aman agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya.

Kepala BPBD Kota Bengkulu, Selupati mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan banjir untuk siaga setiap saat mengingat curah hujan tinggi sehingga banjir setiap saat mengancam warga.

"Saya sudah mengimbau warga yang tinggal di sepanjang DAS Bengkulu, untuk mewaspadai banjir mengingat cuaca ekstrem melanda Kota Bengkulu sehingga potensi terjadi banjir di daerah ini sangat memungkinkan," ujarnya.

Untuk mengantisipasi ancaman banjir besar menyusul cuaca ekstrem melanda Kota Bengkulu, BPBD setempat telah menyiapkan berbagai kebutuhan korban banjir, di antara perahu karet, bahan pangan, termasuk roti kering, air bersih, selimut, peralatan dapur umum dan obat-obatan serta keperluan lainnya.

Selain itu, BPBD Bengkulu juga telah menyiapkan sejumlah petugas lapangan yang setiap saat siap diturunkan ke lapangan membantu para korban bencana alam, termasuk banjir bila melanda daerah ini.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon