Para Dokter AS Ingin Mundur karena Stres Pandemi Covid-19

Selasa, 17 November 2020 | 06:10 WIB
NW
UW
Penulis: Natasia Christy Wahyuni | Editor: WIR
Dokter Gedung Putih Sean Conley (tengah) datang untuk menjawab pertanyaan yang dikelilingi oleh dokter lain untuk mengetahui kabar terbaru tentang kesehatan Presiden Trump, beberapa waktu lalu.
Dokter Gedung Putih Sean Conley (tengah) datang untuk menjawab pertanyaan yang dikelilingi oleh dokter lain untuk mengetahui kabar terbaru tentang kesehatan Presiden Trump, beberapa waktu lalu. (AFP/Getty Images/SAUL LOEB)

Minneapolis, Beritasatu.com- Banyak dokter di Amerika Serikat (AS) menyerukan keinginan untuk mengundurkan diri karena merasakan stres akibat situasi pandemi di negara itu.

Ribuan praktik medis di AS juga telah ditutup selama pandemi, yaitu berdasarkan survei kepada 3.500 dokter pada Juli oleh organisasi nirlaba Physicians Foundation (Yayasan Para Dokter).

Sekitar delapan persen dokter dilaporkan menutup praktik mereka dalam beberapa bulan terakhir, artinya sama dengan sekitar 16.000 praktik dokter. Sementara, 4 persen lainnya mengaku ingin ikut menutup praktik mereka tahun 2021.

Dua tahun lalu, Dr Kelly McGregory (49) membuka praktik pediatri (spesialis anak) di pinggiran kota Minneapolis, Minnesota. Saat baru memulai praktik, virus corona memukul AS dan menyebar ke seluruh negeri.

"Sebagai dokter praktik independen tanpa koneksi nyata kepada sistem kesehatan besar, itu mengerikan," kata McGregory kepada The New York Times, Minggu (15/11).

Pada satu titik, dia hanya mempunyai tiga masker bedah sehingga khawatir tidak bisa lagi merawat pasien secara aman. Keluarga-keluarga yang menjadi pasiennya juga menjauh karena kekhawatiran terinfeksi virus.

"Saya melakukan telemedis, tapi itu tidak cukup volumenya untuk menggantikan apa yang saya lakukan di klinik," katanya.

Setelah suaminya menemukan pekerjaan baru di negara bagian berbeda, McGregory, akhirnya membuat keputusan sulit untuk menutup praktiknya pada Agustus. "Itu sangat menyedihkan," ujarnya.

Dalam studi Physicians Foundation, dokter dan perawat lain juga pensiun dini atau meninggalkan pekerjaan mereka. Beberapa orang mengkhawatirkan kesehatan mereka karena usia atau kondisi medis sehingga membuat mereka berisiko tertular Covid-19.

Beberapa orang lainnya berhenti melakukan praktik selama wabah yang memburuk dan tidak mempunyai energi untuk memulai kembali. Beberapa lainnya secara sederhana membutuhkan istirahat karena pandemi telah mengambil sebagian pasien mereka.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon