Komnas HAM Bantah Temukan Rumah Penyiksaan Kasus Penembakan Laskar FPI
Senin, 28 Desember 2020 | 11:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Tim Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam menegaskan, pihaknya tidak pernah menemukan adanya rumah yang diduga menjadi tempat penyiksaan enam laskar Front Pembela Islam (FPI), dalam bentrok dengan polisi pada Senin (7/12/2020) dini hari. Bentrokan itu terjadi saat para laskar mengawal pemimpin FPI Rizieq Syihab.
Seperti diketahui, dalam upaya penyelidikan Komnas HAM beredar informasi ditemukannya lokasi rumah yang diduga tempat penyiksaan laskar FPI. "Kalau ada informasi soal rumah kejadian, saya pastikan itu tidak benar. Saya pastikan bahwa Komnas HAM tidak pernah menemukan rumah tempat penyiksaan," kata Choirul Anam, dalam konferensi pers terkait penyelidikan penembakan enam laskar FPI hingga tewas, di Kantor Komnas HAM, Senin (28/12/2020).
BACA JUGA
Komnas HAM Belum Ambil Kesimpulan
Dijelaskan Choirul, sampai dengan saat ini pihaknya masih berproses dalam mendetailkan peristiwa. Jika ada pemberitaan terkait ditemukannya rumah penyiksaan oleh Komnas, maka dipastikan informasi tersebut hoax.
"Sampai saat ini kami berproses mendetailkan kronologi peristiwa. Kami pastikan bahwa statement rumah penyiksaan tidak tepat dan tidak pernah kami sampaikan," ucapnya.
Dalam konferensi pers tersebut, Komnas HAM juga menunjukkan sejumlah barang bukti yang ditemukan di sejumlah titik. Mulai dari proyektil dan selongsong peluru, bagian-bagian kendaraan yang diduga digunakan dalam kasus penembakan, hingga rekaman percakapan dan rekaman cctv dari Jasa Marga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




