Merokok Pasif Sebabkan Daya Ingat Menurun

Minggu, 16 September 2012 | 16:20 WIB
ZI
B
Penulis: Zeenews/Ririn Indriani | Editor: B1
Daya ingat menurun sebesar 20 sampai 30 persen.

Non-perokok yang hidup dengan atau menghabiskan waktu dengan orang-orang yang merokok berisiko tinggi mengalami kerusakan memori (daya ingat).

Demikian hasil studi terkini yang dilakukan oleh peneliti dari Northumbria University, Inggris.

Penelitian ini adalah yang pertama mengeksplorasi hubungan antara paparan asap rokok dengan masalah memori yang dialami oleh perokok pasif.

Dua peneliti, Dr Tom Heffernan dan Dr Terence O'Neil, dari Kelompok Penelitian Obat dan Alkohol di Northumbria University, membandingkan dua kelompok non-perokok, yang secara teratur terkena asap rokok dan mereka yang tidak terkena asap rokok. 

Sementara kelompok ketiga adalah perokok pasif yang tinggal dengan perokok atau menghabiskan waktu dengan perokok. Mereka telah menjadi perokok pasif rata-rata 25 jam per minggu selama rata-rata empat dan setengah tahun.

Ketiga kelompok tersebut diuji pada waktu berbasis memori (mengingat untuk melaksanakan suatu kegiatan setelah beberapa waktu) dan event-based memori (yang mengacu pada memori untuk tujuan masa depan dan aktivitas).

Para peneliti menemukan bahwa non-perokok yang menjadi perokok pasif mengalami penurunan daya ingat (mudah lupa) hampir 20 persen lebih dalam tes memori dibandingkan non-perokok yang tidak menjadi perokok pasif. 

Namun, kelompok ketiga mengalami penurunan daya ingat sebesar 30 persen lebih banyak daripada mereka yang tidak terkena asap rokok.

Heffernan mengatakan, menurut laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), paparan asap rokok yang mengenai non-perokok (perokok pasif) dapat memiliki konsekuensi serius pada kesehatan. 

"Temuan kami menunjukkan bahwa paparan asap yang mengenai non-perokok dapat memengaruhi fungsi kognitif sehari-hari. Kami berharap temuan ini akan mendorong penelitian lebih lanjut di lapangan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara paparan asap rokok, masalah kesehatan dan fungsi kognitif sehari-hari, " tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon