GP San Marino
Lorenzo Bersimpati Pada Pedrosa
Minggu, 16 September 2012 | 23:09 WIB
Pernah mengalami nasib sama di Grand Prix Belanda.
Jorge Lorenzo mengungkapkan rasa simpatinya pada Dani Pedrosa yang terjatuh di putaran pertama Grand Prix San Marino, Italia, hari ini, namun juga mensyukuri hasil juara yang membuatnya kian kokoh di puncak klasemen.
Pedrosa ditabrak dari belakang di putaran pertama oleh sesama pembalap Spanyol Hector Barbera.
"Ini nasib sial baginya; kami mengalami hal yang sama di Belanda namun hari ini kami beruntung,” kata Lorenzo seperti dikutip Autosport.
Di Grand Prix Belanda, Lorenzo juga terjatuh di lap pertama dan uniknya juga karena ditabrak oleh sesama pembalap Spanyol, Alvaro Bautista.
“Posisi di klasemen fantastis buat kami, jadi kami bisa agak kalem sekarang, kami butuh hasil yang bagus,” kata andalan Yamaha itu.
Lorenzo menolak anggapan kalau kemenangannya di Misano itu diraih dengan mudah akibat keluarnya Pedrosa, karena pembalap veteran Valentino Rossi mampu membayanginya dan juga karena dia merasa grogi di awal lomba.
“Aku hampir terjatuh di tikungan pertama lap ketiga. Bagaimana aku bisa selamat, aku tak tahu,” kata Lorenzo, yang sekarang unggul 38 poin dari Pedrosa.
"Aku melihat Valentino cukup cepat dan juga kompetitif, jadi sulit untuk melaju di depan, untuk tidak membuat kesalahan dan tetap konsentrasi."
Jorge Lorenzo mengungkapkan rasa simpatinya pada Dani Pedrosa yang terjatuh di putaran pertama Grand Prix San Marino, Italia, hari ini, namun juga mensyukuri hasil juara yang membuatnya kian kokoh di puncak klasemen.
Pedrosa ditabrak dari belakang di putaran pertama oleh sesama pembalap Spanyol Hector Barbera.
"Ini nasib sial baginya; kami mengalami hal yang sama di Belanda namun hari ini kami beruntung,” kata Lorenzo seperti dikutip Autosport.
Di Grand Prix Belanda, Lorenzo juga terjatuh di lap pertama dan uniknya juga karena ditabrak oleh sesama pembalap Spanyol, Alvaro Bautista.
“Posisi di klasemen fantastis buat kami, jadi kami bisa agak kalem sekarang, kami butuh hasil yang bagus,” kata andalan Yamaha itu.
Lorenzo menolak anggapan kalau kemenangannya di Misano itu diraih dengan mudah akibat keluarnya Pedrosa, karena pembalap veteran Valentino Rossi mampu membayanginya dan juga karena dia merasa grogi di awal lomba.
“Aku hampir terjatuh di tikungan pertama lap ketiga. Bagaimana aku bisa selamat, aku tak tahu,” kata Lorenzo, yang sekarang unggul 38 poin dari Pedrosa.
"Aku melihat Valentino cukup cepat dan juga kompetitif, jadi sulit untuk melaju di depan, untuk tidak membuat kesalahan dan tetap konsentrasi."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




