Amien Rais: Solo Masih Agak Kumuh, Gelap, dan Miskin

Rabu, 19 September 2012 | 12:15 WIB
LN
B
Amien kembali menegaskan, angka kemiskinan Solo tertinggi di Jawa Tengah.

Mantan Ketua MPR Amien Rais mengaku heran karena banyak pihak yang menganggap Kota Solo merupakan salah satu kota terbaik di dunia dan wali kota yang memimpinnya juga termasuk salah satu wali kota terbaik di dunia.

Menurut dia, Kota Solo masih terlihat agak kumuh, agak gelap dan agak miskin. “Nah itu saya heran. Saya ini orang Solo. Kalau Solo itu menjadi kota atau walikota terbaik di muka ini, berarti saya gagal memahami hal itu,” kata Amien usai memberikan orasi kebangsaan dalam Apel Akbar Peringatan Hari Rapat Raksasa IKADA di Lapangan Monas, Jakarta, hari ini.

Keheranannya beralasan karena dia sudah melakukan perjalanan ke banyak kota setaraf Solo seperti yang ada Timur Tengah, Eropa Timur, Eropa Barat, Rusia, Amerika dan Australia. Berdasarkan pengamatannya, kota-kota di negara tersebut jauh lebih bagus, cemerlang, rapi dan hijau.

“Solo itu masih agak kumuh, agak gelap, agak miskin. Sebenarnya saya tidak boleh mengungkap hal ini karena masa kampanye sudah lewat. Tetapi karena Anda tanya ya saya jawab saja. Saya tegaskan Solo itu angka kemiskinannya tertinggi di Jawa Tengah,” jelasnya.

Amien juga mengimbau, warga Jakarta agar menyukseskan pelaksanaan pemungutan suara pada Pemilukada besok. Dan bijaksana menentukan pilihannya kepada pemimpin yang bisa membawa Jakarta menjadi lebih maju.

Sebelumnya, Amien Rais ditanya apakah kedatangannya hari ini merupakan bentuk dukungannya kepada Fauzi Bowo, dia menjawab dirinya selalu mendukung Fauzi Bowo, karena calon incumbent ini adalah sahabatnya.

“Kalau saya, sudah sejak duku mendukung Mas Fauzi sebagai sahabat. Saya kira dengan saya datang ke sini, ini merupakan bentuk silence support saya kepada Mas Fauzi. Saya dan dia sudah berteman lama,” kata mantan Ketua MPR RI di Monas.

Menurutnya, tidak perlu ditanyakan alasannya mengapa dia mendukung Fauzi Bowo. Namun yang pasti, lanjut Amien, dia percaya Fauzi Bowo mampu melanjutkan semangat tradisi Ali Sadikin dan Sutiyoso dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin Kota Jakarta.

Ali Sadikin dan Sutiyoso merupakan mantan Gubernur DKI yang dinilai memiliki semangat juang tinggi dalam memajukan Jakarta. Mereka juga dinilai memiliki semangat juang mempertahankan pluralisme di Jakarta dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon