Fakta Pertumbuhan Geraham Bungsu
Selasa, 25 September 2012 | 04:23 WIB
"Rasa sakit muncul karena gigi yang tumbuh terakhir ini mengganggu gigi lainnya."
Gigi geraham bungsu merupakan rangkaian gigi yang tumbuh setelah seseorang beranjak remaja, biasanya, setelah berusia 17 tahun. Namun ada hal yang mengganggu, yakni pertumbuhan tersebut dibarengi dengan rasa sakit.
"Hal ini dikarenakan pertumbuhan gigi geraham pada orang dewasa dialami secara berbeda-beda," kata Dekan Fakultas Kedokteran dan Gigi Universitas Indonesia Prof. Bambang Irawan pada jumpa pers di Jakarta, Senin (24/9).
Menurut Bambang, salah satu penyebab rasa sakit itu adalah karena pasien biasanya memiliki bentuk gigi yang besar sementara rahangnya kecil.
"Rasa sakit muncul karena gigi yang tumbuh terakhir ini mengganggu gigi lainnya," ujar Bambang.
Tidak saja oleh faktor rahang kecil, rasa sakit juga timbul karena posisi benih gigi yang tumbuh. Menurut Bambang, jika benih gigi miring, gigi yang tumbuh juga akan miring sehingga mengganggu gigi lainnya dan menyebabkan rasa sakit.
Tumbuhnya gigi geraham yang disertai rasa sakit biasanya menyebabkan ngilu pada sendi dan pusing-pusing. Untuk mengatasi hal ini, Bambang menyarankan gigi geraham bungsu tersebut segera dioperasi.
"Gigi ini dioperasi agar tulang yang di dalam gusi diberi jalan untuk keluar. Kalau tidak dioperasi akan menyebabkan rasa sakit berkepanjangan. Operasi geraham bungsu tidak akan mempengaruhi indra yang lain," pungkas Bambang.
Gigi geraham bungsu merupakan rangkaian gigi yang tumbuh setelah seseorang beranjak remaja, biasanya, setelah berusia 17 tahun. Namun ada hal yang mengganggu, yakni pertumbuhan tersebut dibarengi dengan rasa sakit.
"Hal ini dikarenakan pertumbuhan gigi geraham pada orang dewasa dialami secara berbeda-beda," kata Dekan Fakultas Kedokteran dan Gigi Universitas Indonesia Prof. Bambang Irawan pada jumpa pers di Jakarta, Senin (24/9).
Menurut Bambang, salah satu penyebab rasa sakit itu adalah karena pasien biasanya memiliki bentuk gigi yang besar sementara rahangnya kecil.
"Rasa sakit muncul karena gigi yang tumbuh terakhir ini mengganggu gigi lainnya," ujar Bambang.
Tidak saja oleh faktor rahang kecil, rasa sakit juga timbul karena posisi benih gigi yang tumbuh. Menurut Bambang, jika benih gigi miring, gigi yang tumbuh juga akan miring sehingga mengganggu gigi lainnya dan menyebabkan rasa sakit.
Tumbuhnya gigi geraham yang disertai rasa sakit biasanya menyebabkan ngilu pada sendi dan pusing-pusing. Untuk mengatasi hal ini, Bambang menyarankan gigi geraham bungsu tersebut segera dioperasi.
"Gigi ini dioperasi agar tulang yang di dalam gusi diberi jalan untuk keluar. Kalau tidak dioperasi akan menyebabkan rasa sakit berkepanjangan. Operasi geraham bungsu tidak akan mempengaruhi indra yang lain," pungkas Bambang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




