Dipo Nilai Anggota DPR Kerap Tak Konsisten soal KPK
Sabtu, 6 Oktober 2012 | 13:49 WIB
Mereka sering mengeluarkan amarah kepada KPK saat rapat, di sisi lain mereka menyuarakan dukungan kepada KPK.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam mengkritisi sikap anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang kerap membentak pemerintah atau mitra-mitra komisi mereka.
Secara khusus, dia mencontohkan para anggota Komisi III DPR, yang menurutnya kerap galak terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Saya kira mereka yang bentak-bentak pemerintah, (merasa) dia yang hebat. Tapi tidak apa-apa. Itu mesti kita lewati," kata Dipo dalam diskusi di kawasan Cikini, Sabtu (6/10) siang.
Lebih jauh, menurut Dipo, para anggota dewan sebenarnya kerap tak konsisten. Misalnya, jelas Dipo, mereka sering mengeluarkan amarah kepada KPK saat rapat.
Namun pada isu lain, mereka lantas menyuarakan dukungan kepada KPK. Hal-hal seperti ini dicap oleh Dipo sebagai (aksi) politis semata.
"Kemarin saya lihat di Komisi III, (mereka) sewenang-wenang dengan KPK. Eh sekarang, (malah) dukung KPK atau KPK maju. Itu politik (semata)," katanya lagi.
Menurut Dipo, KPK harus diperkuat antara lain dengan menambah anggaran. Dengan anggaran yang kecil, lembaga itu menurutnya hanya akan bisa sebagai pemadam kebakaran.
"Anggarannya KPK kecil, bagaimana bisa memberantas korupsi. Susah dia," ungkapnya lagi.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam mengkritisi sikap anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang kerap membentak pemerintah atau mitra-mitra komisi mereka.
Secara khusus, dia mencontohkan para anggota Komisi III DPR, yang menurutnya kerap galak terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Saya kira mereka yang bentak-bentak pemerintah, (merasa) dia yang hebat. Tapi tidak apa-apa. Itu mesti kita lewati," kata Dipo dalam diskusi di kawasan Cikini, Sabtu (6/10) siang.
Lebih jauh, menurut Dipo, para anggota dewan sebenarnya kerap tak konsisten. Misalnya, jelas Dipo, mereka sering mengeluarkan amarah kepada KPK saat rapat.
Namun pada isu lain, mereka lantas menyuarakan dukungan kepada KPK. Hal-hal seperti ini dicap oleh Dipo sebagai (aksi) politis semata.
"Kemarin saya lihat di Komisi III, (mereka) sewenang-wenang dengan KPK. Eh sekarang, (malah) dukung KPK atau KPK maju. Itu politik (semata)," katanya lagi.
Menurut Dipo, KPK harus diperkuat antara lain dengan menambah anggaran. Dengan anggaran yang kecil, lembaga itu menurutnya hanya akan bisa sebagai pemadam kebakaran.
"Anggarannya KPK kecil, bagaimana bisa memberantas korupsi. Susah dia," ungkapnya lagi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




