Palyja: Kebocoran Air Akibat Aktivitas Kendaraan Berat

Jumat, 12 Oktober 2012 | 14:23 WIB
AN
B
Penulis: Antara/ Ratna Nuraini | Editor: B1
Pekerja menyelesaikan perbaikan pipa air milik PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) yang bocor di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (8/10). Kebocoran pipa tersebut diduga akibat tekanan air yang berlebih, dan berdampak terganggunya distribusi air bersih untuk konsumen di Kecamatan Menteng dan Gambir.
Pekerja menyelesaikan perbaikan pipa air milik PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) yang bocor di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (8/10). Kebocoran pipa tersebut diduga akibat tekanan air yang berlebih, dan berdampak terganggunya distribusi air bersih untuk konsumen di Kecamatan Menteng dan Gambir. (Antarafoto)

Palyja kembali menemukan rembesan air ke atas permukaan jalan, kemarin pagi.


Kepala Komunikasi Korporasi dan Kegiatan Sosial PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) Meyritha Maryanie mengatakan, kebocoran air bersih di Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, yang terjadi Kamis (11/10) diakibatkan kendaraan berat yang pada beberapa waktu terakhir sering lewat di wilayah tersebut.

"Kami duga jika melihat lepasnya sambungan pipa itu karena ada tekanan berat dari beban di jalan kepada pipa di bawah tanah, apalagi karena ada truk besar menuju proyek yang sedang dibangun di kawasan tersebut," kata Meyritha di Jakarta, hari ini.

Menurut Meyritha, Palyja kembali menemukan rembesan air ke atas permukaan jalan pada kemarin pagi setelah sebelumnya pada Senin (8/10) terjadi kebocoran pipa primer 900 mm yang rusak sepanjang sekitar 4 meter.

Palyja terpaksa menutup katup pasokan air bersih ke wilayah tersebut pada kemarin siang karena dikhawatirkan kebocoran menyebabkan banjir di jalan satu arah tersebut.

"Kami tutup aliran pukul 14.00 pada Kamis dan pada malamnya perbaikan pipa sudah selesai. Tapi untuk saat ini kami mohon maaf kepada pengguna jalan karena ada penghalang di sisi kanan jalan tersebut untuk menghindari terjadinya kebocoran kembali," kata Meyritha.

Palyja telah melakukan pengecoran semen bagi ruang pipa tersebut agar kuat menahan beban dari kendaraan yang lewat di atas jalan. Sejumlah wilayah yang terkena dampak akibat pasokan air terhenti terdiri dari wilayah Kampung Bali, Kebon Sirih dan Cikini.

Sementara itu, wilayah yang persediaan airnya menurun karena kebocoran tersebut antara lain Pasar Baru, Gambir, Kebon Kelapa, Petojo Selatan, Kartini, Karang Anyar, Maphar, Taman Sari, Tangki, Mangga Besar, Petojo Utara, Keagung, Ancol, Mangga Dua Selatan, dan Pademangan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon