Lourdes Dibuka Kembali Setelah Rusak Diterjang Banjir
Senin, 22 Oktober 2012 | 19:03 WIB
Namun para peziarah harus menunggu hingga Selasa besok untuk bisa berkunjung.
Tempat menyepi yang terletak di pegunungan di Perancis, Lourdes, yang mata airnya dipercaya penganut Katolik bisa secara ajaib menyembuhkan penyakit, mulai dibuka kembali Senin (22/10) ini, setelah sempat rusak berat karena diterjang banjir. Kerugian bencana itu ditaksir hingga ratusan juta Euro.
Ratusan peziarah, yang datang untuk mengunjungi gua terkenal dimana dillaporkan seorang gadis kecil melihat penampakan Bunda Maria pada 1858, harus diungsikan, setelah banjir bandang menerjang area itu Sabtu lalu.
Hari ini para pemadam kebakaran masih membersihkan lumpur setebal 20 cm (8 inci) di gerbang gua itu.
Para peziarah diberitahu harus menunggu hingga Selasa besok untuk bisa berkunjung.
Namun para pengunjung dari Kanada, Jepang, dan Filipina bisa ikutv serta dalam prosesi dan mengunjungi tempat yang baru saja dibuka kembali, yaitu Basilika Konsepsi Murni (Basilica of the Immaculate Conception) dan Basilika Rosario (Rosary Basilica).
Banjir itu merupakan pukulan terbaru bagi kuil yang tiap tahun dikunjungi jutaan peziarah itu; Anggaran Lourdes sudah berkurang sekitar satu juta Euro (Rp13 juta dolar) dibandingkan budget 30 juta dolar AS tahun lalu, stelah donasi merosot akibat krisis utang zona Eropa.
Thierry Castillo, penanggungjawab Lourdes, mengatakan kerusakan akibat banjir bisa menghabisan ratusan ribu Euro untuk rehabilitasinya.
Paus Benedict XVI menyebut soal banjir itu saat misa spesial di Vatikan, ketika mengumumkan 7 orang suci baru yang ditahbiskan Gereja Katolik, dengan menyatakan,"Mari kita mengingat Bunda Maria dengan memikirkan Lourdes, korban banjir yang merusak gua ketika Madonna menampakkan diri."
Tempat menyepi yang terletak di pegunungan di Perancis, Lourdes, yang mata airnya dipercaya penganut Katolik bisa secara ajaib menyembuhkan penyakit, mulai dibuka kembali Senin (22/10) ini, setelah sempat rusak berat karena diterjang banjir. Kerugian bencana itu ditaksir hingga ratusan juta Euro.
Ratusan peziarah, yang datang untuk mengunjungi gua terkenal dimana dillaporkan seorang gadis kecil melihat penampakan Bunda Maria pada 1858, harus diungsikan, setelah banjir bandang menerjang area itu Sabtu lalu.
Hari ini para pemadam kebakaran masih membersihkan lumpur setebal 20 cm (8 inci) di gerbang gua itu.
Para peziarah diberitahu harus menunggu hingga Selasa besok untuk bisa berkunjung.
Namun para pengunjung dari Kanada, Jepang, dan Filipina bisa ikutv serta dalam prosesi dan mengunjungi tempat yang baru saja dibuka kembali, yaitu Basilika Konsepsi Murni (Basilica of the Immaculate Conception) dan Basilika Rosario (Rosary Basilica).
Banjir itu merupakan pukulan terbaru bagi kuil yang tiap tahun dikunjungi jutaan peziarah itu; Anggaran Lourdes sudah berkurang sekitar satu juta Euro (Rp13 juta dolar) dibandingkan budget 30 juta dolar AS tahun lalu, stelah donasi merosot akibat krisis utang zona Eropa.
Thierry Castillo, penanggungjawab Lourdes, mengatakan kerusakan akibat banjir bisa menghabisan ratusan ribu Euro untuk rehabilitasinya.
Paus Benedict XVI menyebut soal banjir itu saat misa spesial di Vatikan, ketika mengumumkan 7 orang suci baru yang ditahbiskan Gereja Katolik, dengan menyatakan,"Mari kita mengingat Bunda Maria dengan memikirkan Lourdes, korban banjir yang merusak gua ketika Madonna menampakkan diri."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




