Padang Serius Tangani Banjir

Senin, 29 Oktober 2012 | 07:09 WIB
CK
B
Penulis: Chandra Kurnia | Editor: B1
Ilustrasi banjir.
Ilustrasi banjir. (Pembaruan/Alex Suban.)
Keseriusan itu ditunjukkan dengan memberikan porsi yang lebih besar pada penanganan banjir dalam APBD Padang 2013.

Penanganan dampak banjir bandang melanda Kota Padang dua kali selama 2012 akan menjadi salah satu perhatian serius dan permasalahan aktual yang akan dibiayai APBD Padang 2013.

"Sebagian belanja langsung APBD 2013 Padang akan diarahkan untuk mendukung beberapa masalah aktual seperti penanganan dampak bencana banjir bandang yang terjadi Selasa (24/7) dan Rabu (12/9)," kata Walikota Padang, Fauzi Bahar.

Hal itu disampaikannya dalam nota pengantar rancangan revisi Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2013 Padang.

Fauzi menjelaskan bahwa, alokasi biaya untuk kegiatan penanggulangan dampak banjir bandang itu akan didistribusikan ke dalam berbagai urusan yang dilaksanakan pada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemkot Padang.

Dua kali banjir bandang selama 2012 di Padang melanda di wilayah Kecamatan Pauh, Kuranji, Nanggalo dan Lubuk Kilangan itu, menyebabkan jatuhnya empat korban tewas, sejumlah rumah dan hewan ternak hanyut, ratusan rumah rusak, sejumlah infrastuktur sosial dan ekonomi hancur serta ribuan orang mengungsi.

Daerah yang terkena dampak bencana itu antara lain Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kecamatan Pauh, Limau Manis Selatan, Kampung Teleng dan Kelurahan Lambuang Bukik, Batu Busuak.

Lebih lanjut, Fauzi memaparkan bahwa, anggaran belanja daerah dalam APBD 2013 diselaraskan dengan sumber-sumber pendapatan dan penerimaan daerah seperti dari dana bagi hasil pajak dan non pajak, dana alokasi umum (DAU) dan khusus (DAK).

Kemudian pengalokasian belanja pasca setiap SKPD dilakukan berdasarkan kebutuhan dan usulan dengan memperhatikan kecukupan anggaran, tambahnya.

Dengan demikian, dalam implementasi anggaran dapat menunjang kegiatan yang telah dituangkan dalam berbagai program dan kegiatan yang secara umum ditetapkan mengacu pada PP Nomor 58 tahun 2005.

Atas dasar itu, maka belanja daerah dalam RAPBD 2013 Padang ditetapkan sebesar Rp1,692 triliun dengan alokasi belanja tidak langsung Rp1,107 triliun dan belanja langsung Rp585,66 miliar, tambah Fauzi Bahar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon