Soal Clattenburg, Persatuan Wasit Bakal Tuntut Chelsea
Jumat, 23 November 2012 | 13:51 WIB
FA membersihkan nama Mark Clattenburg soal tuduhan rasisme yang dilontarkan Chelsea.
Mark Clattenburg kini memiliki alasan yang kuat untuk mengajukan tuntutan terhadap Chelsea. Tuduhan tindakan rasisme yang dilontarkan Chelsea terhadap wasit yang berbasis di Newcastle itu ternyata tak terbukti.
Pihak Asosiasi Sepak bola (FA) telah membersihkan nama Clattenburg terkait insiden yang terjadi pada pertandingan Premier League antara Manchester United melawan Chelsea di Stamford Bridge 28 Oktober lalu.
Sebaliknya gelandang Chelsea John Obi Mikel harus mendapatkan sanksi dari FA karena melakukan konfrontasi di kamar ganti wasit usai pertandingan.
Sayangnya kendati sudah terbukti kalau Clattenburg tak bersalah The Blues tak juga mengeluarkan pernyataan maaf terhadap wasit berumur 37 tahun itu.
Menurut Alan Leighton dari persatuan wasit Prospect pihaknya tengah mengupayakan agar Clattenburg mendapatkan kompensasi karena tuduhan rasisme itu.
"Kami tengah mencoba mendapatkan permintaan maaf secara penuh. Selain itu kami menuntut kompensasi untuk kehilangan kesempatan mendapatkan gaji, rusaknya reputasi serta stres (yang dialami Clattenburg)," ujar Leighton.
"Tuntutan itu didasarkan pada bukti yang tak kuat. Sudah semestinya tuduhan itu tak dipublikasikan dan harus ditangani secara rahasia."
Pihak Chelsea sendiri mengeluarkan pernyataan yang bernada datar terkait insiden Clattenburg itu.
"Pihak klub menerima kasus itu sudah ditutup dan menerima pernyataan FA bahwa tuduhan itu dilakukan atas itikad baik," demikian bunyi pernyataan resmi dari Chelsea.
Mark Clattenburg kini memiliki alasan yang kuat untuk mengajukan tuntutan terhadap Chelsea. Tuduhan tindakan rasisme yang dilontarkan Chelsea terhadap wasit yang berbasis di Newcastle itu ternyata tak terbukti.
Pihak Asosiasi Sepak bola (FA) telah membersihkan nama Clattenburg terkait insiden yang terjadi pada pertandingan Premier League antara Manchester United melawan Chelsea di Stamford Bridge 28 Oktober lalu.
Sebaliknya gelandang Chelsea John Obi Mikel harus mendapatkan sanksi dari FA karena melakukan konfrontasi di kamar ganti wasit usai pertandingan.
Sayangnya kendati sudah terbukti kalau Clattenburg tak bersalah The Blues tak juga mengeluarkan pernyataan maaf terhadap wasit berumur 37 tahun itu.
Menurut Alan Leighton dari persatuan wasit Prospect pihaknya tengah mengupayakan agar Clattenburg mendapatkan kompensasi karena tuduhan rasisme itu.
"Kami tengah mencoba mendapatkan permintaan maaf secara penuh. Selain itu kami menuntut kompensasi untuk kehilangan kesempatan mendapatkan gaji, rusaknya reputasi serta stres (yang dialami Clattenburg)," ujar Leighton.
"Tuntutan itu didasarkan pada bukti yang tak kuat. Sudah semestinya tuduhan itu tak dipublikasikan dan harus ditangani secara rahasia."
Pihak Chelsea sendiri mengeluarkan pernyataan yang bernada datar terkait insiden Clattenburg itu.
"Pihak klub menerima kasus itu sudah ditutup dan menerima pernyataan FA bahwa tuduhan itu dilakukan atas itikad baik," demikian bunyi pernyataan resmi dari Chelsea.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




