Otto Nur Abdullah Terpilih Sebagai Ketua Komnas HAM
Jumat, 23 November 2012 | 17:46 WIB
"Teman-teman memberikan amanah kepada saya untuk menjadi Ketua Komnas HAM. Semoga pengalaman lapangan yang saya peroleh bisa saya baktikan."
Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Otto Nur Abdullah, terpilih sebagai Ketua Komnas HAM dalam sidang paripurna yang diselenggarakan di kantor Komnas HAM, hari ini.
Ia akan menjabat selama dua tahun enam bulan ke depan. Dalam pemilihan secara voting itu, Otto menyingkirkan calon ketua lainnya, yakni Nurkholis dan Hafid Abbas, dengan perolehan 6 suara dari 13 komisioner.
Otto biasa dikenal dengan nama Otto Syamsuddin Ishak. Dia merupakan sosiolog asal Universitas Syah Kuala di Banda Aceh. Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua LSM Cordova, sebuah lembaga masyarakat yang memperjuangkan persamaan hak, lingkungan hidup dan HAM.
"Teman-teman memberikan amanah kepada saya untuk menjadi Ketua Komnas HAM. Semoga pengalaman lapangan yang saya peroleh bisa saya baktikan," katanya dalam konperensi pers di Jakarta, Jumat (23/11).
Ajang pemilihan ini juga sekaligus menetapkan dua Wakil Ketua Komnas HAM, yakni Sandrayati Moniaga dan M Nurkhoiron. Sandrayati mengatakan akan meneruskan capaian komisioner yang lama, serta menuntaskan amanah untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat.
"Komnas bukan lembaga penyelesaian dan bukan lembaga yang mengeksekusi. Jadi, Komnas HAM lebih pada rekomendasi dan penyelesaian penyelidikan. Jadi kami berupaya semaksimal mungkin, mengajak berbagai pihak instansi penegak hukum untuk lebih konsisten mengupayakan penyelesaian pelanggaran HAM," katanya.
Sementara Nurhoiron menambahkan, tidak semua permasalahan akan diselesaikan dalam masa kepemimpinan selama dua tahun enam bulan itu. Namun, dengan alat kelengkapan bernama pelapor khusus, diharapkan mereka dapat memaksimalkan penyelesaian isu strategis dan isu-isu penting.
Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Otto Nur Abdullah, terpilih sebagai Ketua Komnas HAM dalam sidang paripurna yang diselenggarakan di kantor Komnas HAM, hari ini.
Ia akan menjabat selama dua tahun enam bulan ke depan. Dalam pemilihan secara voting itu, Otto menyingkirkan calon ketua lainnya, yakni Nurkholis dan Hafid Abbas, dengan perolehan 6 suara dari 13 komisioner.
Otto biasa dikenal dengan nama Otto Syamsuddin Ishak. Dia merupakan sosiolog asal Universitas Syah Kuala di Banda Aceh. Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua LSM Cordova, sebuah lembaga masyarakat yang memperjuangkan persamaan hak, lingkungan hidup dan HAM.
"Teman-teman memberikan amanah kepada saya untuk menjadi Ketua Komnas HAM. Semoga pengalaman lapangan yang saya peroleh bisa saya baktikan," katanya dalam konperensi pers di Jakarta, Jumat (23/11).
Ajang pemilihan ini juga sekaligus menetapkan dua Wakil Ketua Komnas HAM, yakni Sandrayati Moniaga dan M Nurkhoiron. Sandrayati mengatakan akan meneruskan capaian komisioner yang lama, serta menuntaskan amanah untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat.
"Komnas bukan lembaga penyelesaian dan bukan lembaga yang mengeksekusi. Jadi, Komnas HAM lebih pada rekomendasi dan penyelesaian penyelidikan. Jadi kami berupaya semaksimal mungkin, mengajak berbagai pihak instansi penegak hukum untuk lebih konsisten mengupayakan penyelesaian pelanggaran HAM," katanya.
Sementara Nurhoiron menambahkan, tidak semua permasalahan akan diselesaikan dalam masa kepemimpinan selama dua tahun enam bulan itu. Namun, dengan alat kelengkapan bernama pelapor khusus, diharapkan mereka dapat memaksimalkan penyelesaian isu strategis dan isu-isu penting.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




