Amblas, Jalan Lintas Lampung-Bengkulu Belum Bisa Dilalui

Rabu, 5 Desember 2012 | 10:38 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Ilustrasi longsor yang membuat lumpuh lalu lintas antardaerah. (JG Photo/Arisandria)
Ilustrasi longsor yang membuat lumpuh lalu lintas antardaerah. (JG Photo/Arisandria) (Jakarta Globe)
Dinas PU Lampung Barat, sudah bekerja dan berupaya keras memperbaiki jalur jalan yang terkena longsor dan putus itu.

Akses jalan di Jalur Lintas Barat Sumatra (Jalinbar) yang menghubungkan Liwa dan Krui di Lampung Barat, yang sebelumnya terputus akibat bencana banjir dan longsor, kini sudah bisa dilewati dan relatif lancar.

Namun, akses yang menghubungkan Kota Agung, Tanggamus, Lampung, dengan daerah Bengkulu, masih belum bisa dilalui dan memerlukan waktu beberapa hari lagi, karena pondasi jembatan Way Basohan yang berada di Pekon Mandiri Sejati, Pesisir Selatan, amblas sedalam 10 meter.

"Jalan yang tertutup timbunan longsor sudah bisa dilewati. Semalam seluruh material itu sudah bisa disingkkirlkan oleh alat berat dari pemprov maupun milik pemda (kabupaten). Sedangkan yang memerlukan waktu cukup lama ada di Way Basokan, karena pondasi jembatannya amblas cukup dalam," ujar Muklis Basri, Bupati Lampung Barat kepada wartawan hari ini di Lampung.

Lebih lanjut, Muklis mengatakan bahwa dirinya bersama rombongan, sehari sebelumnya harus menaiki kendaraan alat berat untuk menjangkau masyarakat yang sempat terisolir.

Mereka harus bergerak menembus gundukan tanah setinggi empat meter, sepanjang 60 meter, guna menuju tempat itu.

Muklis pun mendesak dinas dan badan terkait untuk mempercepat penimbunan di Way Basohan, agar akses jalur lintas barat (jalinbar) Sumatera itu bisa cepat dilalui berbagai kendaraan.

Ini menjadi target utama untuk ditembus, karena merupakan akses vital penghubung Lampung-Bengkulu.

"Saya minta penimbunan bisa diselesaikan dalam waktu dua hari, karena itu juga merupakan akses anak sekolah juga. Sementara untuk menyeberang menggunakan motor saja harus bayar mahal," ujar Muklis yang sekaligus meminta penambahan dump truck agar upaya penimbunan itu bisa diselesaikan sesuai rencana.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Lampung Barat, Mulyadi, menegaskan bahwa pemerintah daerah sejak Minggu malam sudah bekerja dan berupaya keras memperbaiki jalur jalan yang terkena longsor dan putus itu.

Pemda Lampung Barat, ujarnya pula, sudah menganggarkan dana demi mengatasi berbagai bencana alam sebesar sekitar Rp1,5 miliar.

"Artinya, Lampung Barat sudah menganggarkan jika terjadi hal-hal yang tidak terduga di dalam APBD, ya," pungkas Mulyadi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon