DPR: Warga Pro dan Kontra di Desa Wadas Sama-sama Jadi Korban
Sabtu, 12 Februari 2022 | 14:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi III dari Fraksi Nasdem Taufik Basari menegaskan, warga yang pro dan kontra terkait penjualan tanah di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah sama-sama menjadi korban dalam proses penambangan batu andesit untuk bahan material pembangunan Bendungan Bener.
Menurut Taufik, kedua kelompok warga merupakan korban dari tersumbatnya ruang dialog atau komunikasi antara mereka dengan pihak pemerintah dan aparat.
Hal ini disampaikan Taufik berdasarkan hasil dialog, keterangan serta fakta-fakta usai bertemu langsung dengan warga desa Wadas dan pendampingnya pada Kamis (10/2/2022).
"Yang pertama, sebenarnya seluruh masyarakat Wadas, baik yang pro maupun kontra penjualan tanah mereka adalah korban akibat dari tersumbat ruang dialog yang terjadi," ujar Taufik saat dihubungi, Sabtu (12/2/2022).
Taufik juga mengatakan, pihaknya menemukan bahwa harapan dari warga yang pro dan kontra sebenarnya sama, yakni kembalinya hidup rukun dan rasa kekeluargaan di antara mereka sebagaiman sebelumnya sudah berlangsung.
Menurut dia, warga merasa sama-sama dirugikan dengan situasi yang ada, meskipun mereka dalam posisi terbelah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




