Jelang Musim 2013
Rossi Lega dan Tanpa Keraguan
Selasa, 5 Februari 2013 | 22:30 WIB
Yakin dirinya sudah kembali ke jajaran top pembalap MotoGP.
Sepang, Malaysia - Hari pertama ujicoba dan bisa langsung bersaing dengan para pembalap top MotoGP benar-benar memberi kelegaan bagi Valentino Rossi yang selama dua tahun terakhir berada di level medioker di tim Ducati.
Beberapa hari menjelang ulang tahunnya yang ke-34 dan dua tahun sejak terakhir kali dia bisa memenangi seri di sirkuit yang sama di Malaysia, the Doctor langsung melaju kencang sejak permulaan sesi ujicoba Selasa (5/2) dan di penghujung hari hanya tertinggal 0,427 detik dari pembalap terkencang hari itu, Dani Pedrosa.
“Benar-benar melegakan, karena setelah dua musim seperti kemarin anda pasti punya banyak tanda tanya dan keraguan. Apa aku masih pembalap top? Apa aku bisa berjuang sampai ke batas bersama motornya?” kata Rossi usai ujicoba di Sirkuit Sepang.
“Dalam dua musim terakhir hasilnya cukup buruk, khususnya perbedaan dengan yang terdepan sangat jauh. Bukan setengah detik, tapi 1,5 - 2 detik. Jadi bagiku, hari ini sangat melegakan.”
Rossi menyebutkan kesan di awal ujicoba ini sudah menunjukkan dia telah kembali ke jajaran atas pembalap MotoGP.
“Yang kupahami sepanjang karirku adalah kesan yang anda dapat di 10 lap pertama sangat penting, dan pagi ini aku langsung berada di posisi tiga besar. Ketika aku mencoba Ducati di Valencia, setelah tiga lap aku langsung paham nantinya akan sangat sulit. Jadi kesan pertama sangat penting.”
Setingan Motor OK
Bagi Rossi, tujuan terpenting dari ujicoba ini adalah mengetahui di mana posisi dia dibandingkan pembalap tercepat, namun hal itu baru bisa diketahui di hari terakhir ujicoba lusa.
Sasaran lain yaitu menemukan setingan yang pas dan penyesuaian dirinya di atas motor menurut dia sudah tidak ada masalah.
“Hari ini gap-nya masih 0,4 detik dan saya puas. kami berharap bisa membaik hari demi hari. Biar pun saya kedua, ketiga atau keempat bukan masalah besar,” kata Rossi, juara dunia 9 kali di berbagai kelas.
Dijelaskannya setingan awal Yamaha M1 1.000cc yang dia coba sama dengan milik Jorge Lorenzo, dengan sedikit modifikasi didasarkan pada pengalamannya waktu membela tim yang sama dulu.
Sebagai contoh, kata Rossi, dia memakai suspensi depan yang satu level lebih keras dibandingkan milik Lorenzo.
“Pagi ini aku memakai motor musim 2012 yang (dites) di Valencia, sorenya aku menggunakan spesifikasi yang sama tapi dengan mesin beda, modifikasi untuk 2013.”
Belum Tampil Maksimal
Rossi mengaku memilih tidak terlalu banyak melakukan putaran karena menurut dia hari pertama selalu menjadi hari paling berat secara fisik.
“Tapi aku bisa membuat catatan 2 menit 2 detik dengan ban belakang yang menempuh 27 putaran, atau tujuh putaran lebih banyak dari balapan normal, jadi bagiku jarak tempuh balapan bukanlah masalah.”
Di posisi empat besar hari ini, Rossi adalah satu-satunya yang bukan orang Spanyol.
“Jelas levelnya sudah sangat tinggi sekarang dan akan berat bagiku karena harus mengalahkan Lorenzo dan (Dani) Pedrosa, yang menurutku sedang berada di puncak karir mereka. Saya lebih tua dari mereka jadi perlu berusaha lebih keras, tapi jarak kami tak terlalu jauh.”
Tentang Marc Marquez, tercepat ketiga setelah Pedrosa dan Lorenzo, Rossi menganggap dia punya peluang untuk memenangi balapan MotoGP-nya yang pertama.
Sepang, Malaysia - Hari pertama ujicoba dan bisa langsung bersaing dengan para pembalap top MotoGP benar-benar memberi kelegaan bagi Valentino Rossi yang selama dua tahun terakhir berada di level medioker di tim Ducati.
Beberapa hari menjelang ulang tahunnya yang ke-34 dan dua tahun sejak terakhir kali dia bisa memenangi seri di sirkuit yang sama di Malaysia, the Doctor langsung melaju kencang sejak permulaan sesi ujicoba Selasa (5/2) dan di penghujung hari hanya tertinggal 0,427 detik dari pembalap terkencang hari itu, Dani Pedrosa.
“Benar-benar melegakan, karena setelah dua musim seperti kemarin anda pasti punya banyak tanda tanya dan keraguan. Apa aku masih pembalap top? Apa aku bisa berjuang sampai ke batas bersama motornya?” kata Rossi usai ujicoba di Sirkuit Sepang.
“Dalam dua musim terakhir hasilnya cukup buruk, khususnya perbedaan dengan yang terdepan sangat jauh. Bukan setengah detik, tapi 1,5 - 2 detik. Jadi bagiku, hari ini sangat melegakan.”
Rossi menyebutkan kesan di awal ujicoba ini sudah menunjukkan dia telah kembali ke jajaran atas pembalap MotoGP.
“Yang kupahami sepanjang karirku adalah kesan yang anda dapat di 10 lap pertama sangat penting, dan pagi ini aku langsung berada di posisi tiga besar. Ketika aku mencoba Ducati di Valencia, setelah tiga lap aku langsung paham nantinya akan sangat sulit. Jadi kesan pertama sangat penting.”
Setingan Motor OK
Bagi Rossi, tujuan terpenting dari ujicoba ini adalah mengetahui di mana posisi dia dibandingkan pembalap tercepat, namun hal itu baru bisa diketahui di hari terakhir ujicoba lusa.
Sasaran lain yaitu menemukan setingan yang pas dan penyesuaian dirinya di atas motor menurut dia sudah tidak ada masalah.
“Hari ini gap-nya masih 0,4 detik dan saya puas. kami berharap bisa membaik hari demi hari. Biar pun saya kedua, ketiga atau keempat bukan masalah besar,” kata Rossi, juara dunia 9 kali di berbagai kelas.
Dijelaskannya setingan awal Yamaha M1 1.000cc yang dia coba sama dengan milik Jorge Lorenzo, dengan sedikit modifikasi didasarkan pada pengalamannya waktu membela tim yang sama dulu.
Sebagai contoh, kata Rossi, dia memakai suspensi depan yang satu level lebih keras dibandingkan milik Lorenzo.
“Pagi ini aku memakai motor musim 2012 yang (dites) di Valencia, sorenya aku menggunakan spesifikasi yang sama tapi dengan mesin beda, modifikasi untuk 2013.”
Belum Tampil Maksimal
Rossi mengaku memilih tidak terlalu banyak melakukan putaran karena menurut dia hari pertama selalu menjadi hari paling berat secara fisik.
“Tapi aku bisa membuat catatan 2 menit 2 detik dengan ban belakang yang menempuh 27 putaran, atau tujuh putaran lebih banyak dari balapan normal, jadi bagiku jarak tempuh balapan bukanlah masalah.”
Di posisi empat besar hari ini, Rossi adalah satu-satunya yang bukan orang Spanyol.
“Jelas levelnya sudah sangat tinggi sekarang dan akan berat bagiku karena harus mengalahkan Lorenzo dan (Dani) Pedrosa, yang menurutku sedang berada di puncak karir mereka. Saya lebih tua dari mereka jadi perlu berusaha lebih keras, tapi jarak kami tak terlalu jauh.”
Tentang Marc Marquez, tercepat ketiga setelah Pedrosa dan Lorenzo, Rossi menganggap dia punya peluang untuk memenangi balapan MotoGP-nya yang pertama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




