Khawatir Pistorius Kabur, Hakim Diminta Tolak Pembebasannya
Kamis, 21 Februari 2013 | 13:03 WIB
Pistorius terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup.
Pretoria - Oscar Pistorius tetap melanjutkan perjuangannya untuk bisa bebas dari tahanan di tengah kekhawatiran jaksa penuntut bahwa atlet Paralympic atau Olimpiade Tuna Daksa ini akan kabur ke negara lain sebelum ia mengikuti sidang kematian kekasihnya.
Dalam persidangan, Jaksa Gerrie Nel berusaha mengungkap peran Pistorius yang masih banyak kejanggalan seperti bagaimana ia menembak pacarnya Reeva Steenkamp (29) melalui pintu toilet di rumah mewahnya sekitar jam 3 pagi pada hari Valentine. Sementara Pistorius mengatakan ia berpikir ada pencuri yang masuk ke rumahnya.
Dikelilingi keluarganya saat persidangan, Rabu (20/2) siang, Pistorius menundukkan kepalanya dan menangis sepanjang sidang berlangsung.
JIka terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana, Pistorius, yang disebut sebagai "Blade Runner" karena menggunakan penopang melengkung mirip sabit untuk menyangga kedua kakinya yang telah diamputasi, terancam mendapat hukuman penjara seumur hidup.
Jaksa penuntut juga akan menambah dakwaan atas kepemilikan senjata ilegal setelah polisi menemukan senjata kaliber 38 di rumahnya. Pengacara Pistorius, Barry Roux, mengatakan peluru itu bukan milik Pistorius, tapi ayah kliennya.
Penyidik juga menemukan dua kotak testosteron dengan jarum suntik di rumah Pistorius. Namun, Roux mengatakan itu adalah obat herbal yang biasa digunakan banyak atlet. Sehingga, dia meminta adanya tes untuk membuktikan kandungan obat tersebut.
"Oscar tidak menggunakan obat apapun yang sudah dilarang Badan Anti-Doping Dunia. Penggunaan obat itu akan melarangnya mengikuti pertandingan," kata sang paman, Arnold Pistorius.
Tes penggunaan obat-obatan telah dijalani Pistorius oleh Panitia Paralympic Internasional pada 25 Agustus silam dan saat Pertandingan Paralympic di bulan September yang menunjukkan hasil negatif.
Menurut Nel yang mengutip keterangan saksi, Pistorius dan pacarnya beradu pendapat sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 pagi saat penembakan itu terjadi.
Saksi itu merupakan tetangga yang berada sekitar 600 meter dari rumah Pistorius dan tidak mengetahui apakah itu suara Pistorius dan kekasihnya dalam keributan dini hari. Adanya suara teriakan dan sekitar dua atau tiga tembakan juga sempat didengar tetangga lainnya.
Tembakan Pistorius mengenai bagian atas telinga, siku kanan, dan pinggul kanan Steenkamp. Sementara Pistorius menyatakan dalam surat sumpah yang dibacakannya bahwa Steenkamp melakukan latihan yoga saat dia menonton TV di kamarnya pada malam sebelum penembakan itu.
Saat dini hari, Pistorius menyatakan dia mengambil kipas angin di balkon tempat tidurnya dan mendengar keributan dari kamar mandi.
Dia mengambil pistol karena ia pikir Steenkamp sedang tidur dan seorang pencuri masuk ke rumahnya melalui jendela yang terbuka. Berjalan hanya menggunakan bonggol kakinya, ia melepaskan tembakan melalui pintu kamar mandi dan berpikir bahwa ia sedang dalam bahaya besar.
Pistorius mengatakan tongkat kriketnya itu ia gunakan untuk mendobrak pintu setelah menyadari mungkin Steenkamp yang di dalam kamar mandi yang akhirnya benar, dan membawa tubuh Steenkamp ke lantai bawah untuk mencari pertolongan.
Polisi menemukan tongkat kriket yang berlumuran darah di wastafel. Namun, posisi lubang peluru yang terdapat pada Steenkamp mengindikasikan Pistorius menembak mengarah ke bawah, yang berarti ia semapt menggunakan penyangga kakinya.
Pistorius mengatakan dia khawatir akan adanya pencuri karena pernah menjadi korban kejahatan. Tapi selama ini belum pernah ada insiden kejahatan yang dilaporkan atlet tersebut.
Polisi dan jaksa menganggap Pistorius berisiko kabur jika pengajuan pembebasan dirinya dikabulkan. Namun, pihak keluarga mengatakan Pistorius adalah ikon internasional sehingga tidak mungkin ia melakukan tindakan berisiko seperti itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




