Rieke - Teten Klaim Temukan Bukti Kecurangan Pilkada Jabar

Rabu, 27 Februari 2013 | 21:20 WIB
MS
FH
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: FER
Pasangan Calon Gubernur Jabar 2013 Rieke Dyah Pitaloka dan Teten Masduki (Paten) memberikan keterangan kepada media terkait proses Pilgub Jabar 2013, Bandung, Jawa Barat.
Pasangan Calon Gubernur Jabar 2013 Rieke Dyah Pitaloka dan Teten Masduki (Paten) memberikan keterangan kepada media terkait proses Pilgub Jabar 2013, Bandung, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/ANTARA FOTO)

Jakarta - Tim pemenangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki menyatakan pihaknya sudah menemukan sejumlah indikasi kecurangan pada pilgub Jawa Barat lalu menyangkut calon Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar.

Seperti disampaikan Sekretaris Tim Pemenangan Rieke-Teten, Abdy Yuhana, indikasi kecurangan itu terlihat lewat adanya dugaan money politic hingga pengarahan untuk memilih pasangan Aher-Deddy di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Cirebon.

"Kami sedang mendalami dan sudah muncul bukti-bukti adanya dugaan pelanggaran dan kecurangan yang dilakukan oleh pasangan Aher-Deddy," ungkap Abdy Yuhana dalam keterangannya kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (27/2) malam.

Selain itu, Tim Pemenangan Rieke-Teten juga menemukan adanya dugaan pemanfaatan dana APBD mencapai angka Rp 4,5 miliar yang digelontorkan sepanjang Februari lewat bantuaan ke 45 desa.

Setiap desa diberikan bantuan Rp 100 juta, tersebar di wilayah Tasik, Cianjur, Banjar, Ciamis, sampai Cirebon, katanya.

Selain bantuan desa, dugaan kecurangan juga muncul lewat bantuan yang diberikan kepada pesantren maupun kelompok tani. Bantuan tersebut berbentuk dana hibah.

"Peningkatannya mencapai lebih 100 persen. Jika sebelumnya hanya ada Rp 1,4 triliun, maka jelang pencoblosan ini dana hibah yang diberikan itu mencapai sekitar Rp 4 triliun. Data-data itu sudah kami peroleh," beber dia.

Dia menyatakan pihaknya akan memantau terus proses di lapangan, termasuk penghitungan suara, hingga 3 Maret mendatang.

Temuan itu dikeluarkan di tengah merebaknya euforia kemenangan di kubu PKS dalam pilgub Jabar, dimana sejumlah lembaga quick count mempublikasikan Aher-Deddy menang satu putaran.

Presiden PKS Anis Matta sempat menyebutkan pihaknya meyakini kemenangan di Jabar adalah bukti soliditas partai tak rusak pasca ditetapkannya Luthfie Hasan Ishaaq, mantan Presiden PKS, sebagai tersangka suap impor sapi oleh KPK.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon