LPSK Dampingi ABG Korban Pemerkosaan oleh 11 Pria di Parigi Moutong Sulteng
Sabtu, 3 Juni 2023 | 16:39 WIB
Palu, Beritasatu.com - Simpati dari berbagai pihak terus berdatangan untuk RO, ABG korban pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh 11 pria di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng).
Gerakan Perempuan Bersatu (GPB) yang beranggotakan LSM, komunitas dan individu di Sulawesi Tengah mendatangi RSUD Undata, tempat RO dirawat.
Pada kesempatan itu, massa yang tergabung dalam GPB memberikan kado cinta untuk korban inisial RO yang kini berusia 16 tahun.
Lia Fauzia, dari perwakilan GPB menuturkan, kado cinta ini adalah bentuk dukungan kepada korban RO yang kini dirawat intensif di RSUD Undata. Dukungan ini dikumpulkan sejak sepekan terakhir.
"Kami bahu-membahu menggalang dukungan moril dan materil untuk korban dan keluarganya. Kondisi korban yang saat ini sedang berjuang menahan rasa sakit akibat tindakan kekerasan seksual yang dilakukan oleh 11 pelaku, menjadikannya terancam kehilangan rahim di usia remaja. Ini adalah tindakan biadab orang dewasa kepada anak perempuan," paparnya.
Untuk itu, GPB kata dia, mengajak semua elemen masyarakat untuk bersolidaritas dan bergandengan tangan memberikan dukungan bagi perjuangan RO agar segera pulih dari sakitnya.
Di sisi lain, LPSK atau Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban siap mendampingi korban selama proses hukum berlangsung. Hal itu disampaikan Susilaningtias, Wakil Ketua LPSK, saat mendatangi RSUD Undata untuk menemui orang tua korban.
"Kami tadi bertemu orang tuanya korban saja, karena menghargai kondisi korban. Karena orang tua meminta pendampingan baik itu medis, psikologis, fisik nanti juga akan mengajukan restitusi," katanya.
Susilaningtias menambahkan, pihaknya saat ini masih fokus untuk mengumpulkan informasi terkait peristiwa pemerkosaan yang dialami oleh korban.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




