ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Nelayan Pantura Alami Paceklik Hasil Tangkapan Ikan

Sabtu, 10 Juni 2023 | 20:25 WIB
RP
FH
Penulis: Rachman Pratama | Editor: FER
Nelayan pantai utara (Pantura) Kendal, Jawa Tengah, mengeluhkan sepinya hasil tangkapan laut karena cuaca buruk dan gelombang tinggi, Sabtu 10 Juni 2023.
Nelayan pantai utara (Pantura) Kendal, Jawa Tengah, mengeluhkan sepinya hasil tangkapan laut karena cuaca buruk dan gelombang tinggi, Sabtu 10 Juni 2023. (Beritasatu.com/Rachman Pratama)

Kendal, Beritasatu.com - Nelayan di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah, tepatnya di Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal sudah sebulan ini merasakan paceklik hasil tangkapan ikan.

Mereka mengeluh sulitnya mendapatkan hasil tangkapan ikan saat melau, karena kondisi cuaca buruk dan gelombang laut tinggi.

Seperti yang disampaikan nelayan setempat, Nurhuda. Menurutnya pada bulan Mei dan Juni ini rata-rata hasil tangkapan ikan laut sangat sedikit.

ADVERTISEMENT

"Sekarang musimnya sedikit-sedikit. Hasil tangkaan ikan teri nasi sedikit, cumi sedikit, udang sedikit," ungkap Nurhuda kepada Beritasatu.com, Sabtu (10/6/2023).

Nurhuda menyebut biasanya tangkapan laut memang sepi ketika memasuki bulan keempat dan kelima, atau bulan Mei dan Juni. Lain halnya pada bulan Januari hinga Maret, hasil tangkapan laut saat itu masih cukup melimpah.

"Kemarin bulan 1, bulan 2 dan bulan 3 itu hasil tangkapannya banyak. Tangkapan cumi juga banyak. Jadi waktu itu harganya bisa murah karena stoknya banyak. Kalau saat ini ya harganya melonjak, karena barangnya hanya sedikit," katanya.

Ilustrasi nelayan.
Ilustrasi nelayan.

Nurhuda menjelaskan, harga ikan hasil tangkapan laut saat ini cukup tinggi dan nelayan lebih banyak mendapatkan rajungan dan udang.

Menyoal harga rajungan, saat ini harganya berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 60.000 per kilogram (kg). Sementara, untuk udang harganya antara Rp 20.000 hingga Rp 25.000 untuk udang ukuran kecil.

Sedangkan udang ukuran sedang berkisar antara Rp 40.000 hingga Rp 50.000 per kilogram, dan untuk ukuran besar berkisar antara Rp 75.000 hingga Rp 80.000 per kilogram.

"Iya saat ini harganya harga tinggi karena enggak ada barang. Kalau harga rendah itu ya pada bulan 1 sampai bulan 3 itu saat tangkapan laut hasilnya banyak," tambah Nurhuda.

Hal yang sama juga disampaikan Sujadi. Ia menyebut hasil tangkapan laut yang ia dapat setelah seharian melaut adalah rajungan dan udang. Dalam sehari, paling tidak hanya memperoleh sekitar 12 kilogram udang dan rajungan.

"Saat ini musimnya rajungan dan udang. Sehari paling hanya dapat 10 kilogram saja. Paling udang sekitar 5 kilo dan rajungan hampir 7 kilogram saja," ungkap Sujadi



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sulit Dapat Solar Subsidi, Ratusan Nelayan di Pandeglang Gagal Melaut

Sulit Dapat Solar Subsidi, Ratusan Nelayan di Pandeglang Gagal Melaut

NASIONAL
Pertamina Jamin Stok Solar Subsidi untuk Nelayan Kecil di Cilacap

Pertamina Jamin Stok Solar Subsidi untuk Nelayan Kecil di Cilacap

JAWA TENGAH
Nelayan Pandeglang Desak Penambahan Kuota Solar Subsidi untuk Melaut

Nelayan Pandeglang Desak Penambahan Kuota Solar Subsidi untuk Melaut

BANTEN
Prabowo Tegaskan Negara Hadir untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Prabowo Tegaskan Negara Hadir untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

NASIONAL
65 Kampung Nelayan Modern Rampung, Janji Prabowo Bukan Sekadar Mimpi

65 Kampung Nelayan Modern Rampung, Janji Prabowo Bukan Sekadar Mimpi

MULTIMEDIA
Progres Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Progres Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

MULTIMEDIA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon