Mayat dalam Karung di Pasuruan, Motif Pembunuhan Dipicu Utang Piutang
Rabu, 28 Juni 2023 | 20:27 WIB
Pasuruan, Beritasatu.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pasuruan Kota berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang mayatnya dimasukkan ke dalam karung. Korban adalah Sadi (63), seorang warga Dusun Sumurlecen, Desa Kedawang, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Dari hasil pemeriksaan penyidik, tersangka Amil Bin Nursalim (60), warga Dusun Gunung Awu, Desa Alastlogo, Kabupaten Pasuruan, tega menghabisi nyawa temannya sendiri karena masalah utang piutang.
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Makung, mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan beberapa hari setelah ditemukannya mayat dalam karung di lokasi makam umum Alastlogo pada Minggu (25/6/2023).
Ia menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka mengaku bahwa korban merupakan teman kerjanya dalam bidang utang piutang.
"Motif tersangka terkait utang piutang. Korban biasanya memberikan pinjaman uang kepada masyarakat, dan tersangka adalah salah satu perantaranya," ungkap Kapolres saat konferensi pers di Polres Pasuruan Kota pada Rabu (28/6/2023) sore.
Menurut Kapolres, korban dibunuh karena korban menagih uang sebesar Rp 12 juta yang dipinjam dari tersangka. Namun, tersangka belum mampu membayarnya, sehingga pada Sabtu, 24 Juni 2023, korban datang ke tempat kerja tersangka untuk menagih sambil marah-marah, yang menyebabkan terjadinya percekcokan antara tersangka dan korban.
"Dari percekcokan tersebut, tersangka langsung melakukan pemukulan terhadap korban menggunakan kunci inggris sebanyak 5 kali, yang mengakibatkan korban tersungkur tak sadarkan diri dan meninggal dunia," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




