7 Korban Keracunan Massal di Surabaya Diperbolehkan Pulang, Hasil Lab Segera Keluar
Senin, 3 Juli 2023 | 14:29 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Tujuh pasien keracunan massal yang dirawat di Puskesmas Tanah Kalikedinding Surabaya, Jawa Timur, pada hari Senin (3/7/2023), akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing karena kondisi kesehatan mereka sudah membaik.
Meskipun demikian, mereka tetap dalam pemantauan pihak puskesmas. Sementara itu, hasil laboratorium yang menentukan penyebab keracunan massal diperkirakan akan keluar pada sore hari Senin.
Tujuh pasien yang masih dirawat di Puskesmas Tanah Kalikedinding Surabaya akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing di Jalan Kalilom Indah Gang Seruni 2 Surabaya. Kepulangan mereka dilakukan karena kondisi kesehatan sudah membaik. Namun, tujuh pasien ini masih tetap diawasi oleh petugas kesehatan puskesmas karena ada kekhawatiran terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Dr. Solihatus Sa'diyah, dokter umum di Puskesmas Tanah Kalikedinding, menyatakan bahwa dugaan penyebab keracunan massal ini berasal dari makanan olahan daging kurban. Namun, diperkirakan hasil dari laboratorium akan keluar pada sore hari Senin.
"Kepulangan tujuh pasien tersebut dilakukan karena kondisi kesehatan mereka sudah membaik. Namun, tujuh pasien tersebut tetap diawasi oleh petugas kesehatan puskesmas karena ada kekhawatiran terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dugaan penyebab keracunan massal ini berasal dari makanan olahan daging kurban. Namun, diperkirakan hasil dari laboratorium akan keluar nanti sore," ungkap Dokter Solihatus Sa'diyah, dokter umum di Puskesmas Tanah Kalikedinding Surabaya, Senin (3/7/2023).
Lebih lanjut, Solihatus Sa'diyah menambahkan bahwa saat ini sebelas pasien keracunan yang berada di RSUD dr. Soewandi Surabaya dan Rumah Sakit Unair Surabaya masih belum diperbolehkan pulang karena kondisi kesehatan mereka belum membaik.
Seperti yang dilaporkan sebelumnya, sebanyak 71 warga Kalilom Lor Kali Kedinding, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, menjadi korban keracunan massal setelah mengonsumsi makanan olahan daging kurban. Beberapa korban tersebut telah dirawat di puskesmas maupun rumah sakit, dan ada yang sudah dipulangkan karena kondisinya telah membaik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




