ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Korban Keracunan Massal di Surabaya, 19 Pasien Masih Dirawat Inap

Senin, 3 Juli 2023 | 20:53 WIB
AS
JS
Penulis: Ahmad Shoim | Editor: JAS
Suasana korban keracunan massal saat dirawat di Puskesmas Kali Kedinding Surabaya, Senin (3/7/2023).
Suasana korban keracunan massal saat dirawat di Puskesmas Kali Kedinding Surabaya, Senin (3/7/2023). (Beritasatu.com/Agung Dharma)

Surabaya, Beritasatu.com – Empat hari setelah peristiwa keracunan massal yang terjadi di Surabaya, kondisi para korban mulai membaik. Namun, hingga saat ini, masih terdapat 19 pasien yang harus menjalani rawat inap di beberapa rumah sakit di Kota Surabaya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina menjelaskan sejak awal kejadian ini, timnya langsung bergerak cepat melakukan penanganan medis kepada warga di wilayah Kalilom Lor Indah Gang Seruni II, RT 12 RW 10 Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Mereka ditengarai mengalami keracunan massal seusai menyantap olahan daging kurban, Kamis (29/6/2023).

"Dari hasil penyisiran data pasien oleh petugas Puskesmas didampingi Dinkes Surabaya ke rumah-rumah warga pada Sabtu, (1/7/2023), dihimpun sebanyak 71 orang mengalami keracunan dan saat itu langsung dilakukan perawatan medis. Dari 71 pasien itu, 44 pasien menjalani rawat inap dan 27 pasien menjalani rawat jalan," kata Nanik, Senin (3/7/2023) sore.

ADVERTISEMENT

Setelah dilakukan perawatan, sejumlah pasien yang sudah dipastikan membaik oleh tim dokter, langsung diperbolehkan pulang. Berdasarkan data dari Dinkes Surabaya perhari ini, total pasien yang masih menjalani rawat inap tersisa 19 pasien dari yang awalnya 44 pasien.

"Sebanyak 19 pasien ini dirawat inap di Rumah Sakit Unair 9 pasien, di RSUD Dr Moh Soewandhie 4 pasien, RS Mitra Kenjeran 4 pasien, dan RSU Haji 2 pasien," tegasnya.

Sedangkan 27 pasien yang sejak awal menjalani rawat jalan, hingga saat ini sudah dinyatakan tidak ada keluhan dan sudah sembuh atau sehat. Oleh karena itu, Nanik memastikan bahwa dari total 71 korban, kini sudah tersisa 19 pasien yang masih dirawat jalan di sejumlah rumah sakit di Surabaya.

"Mereka terus mendapatkan perawatan intensif hingga saat ini. Namun, kondisinya sudah mulai membaik dan sudah banyak yang pulang," katanya.

Di samping itu, Nanik juga memastikan bahwa pihaknya sampai saat ini masih menunggu hasil lab dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Ia mengakui bahwa sudah mengirimkan sejumlah sampel kepada BBLK, mulai dari hasil olahan hingga muntahan korban dan dahaknya.

"Nah, untuk hasilnya masih kita tunggu dari BBLK," pungkasnya



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ratusan Siswa di Surabaya Keracunan Massal

Ratusan Siswa di Surabaya Keracunan Massal

JAWA TIMUR
1 Tewas, Puluhan Warga Lamongan Keracunan Hidangan Hajatan

1 Tewas, Puluhan Warga Lamongan Keracunan Hidangan Hajatan

JAWA TIMUR
Jeje Govinda Cabut Status KLB Soal Keracunan Massal di Bandung Barat

Jeje Govinda Cabut Status KLB Soal Keracunan Massal di Bandung Barat

JAWA BARAT
Reaksi Mendikdasmen Soal Kasus Keracunan Massal di Sekolah

Reaksi Mendikdasmen Soal Kasus Keracunan Massal di Sekolah

JAWA BARAT
Ratusan Siswa Keracunan Massal di KBB, Pemkab Tetapkan KLB

Ratusan Siswa Keracunan Massal di KBB, Pemkab Tetapkan KLB

JAWA BARAT
Ratusan Warga Sukabumi Keracunan Seusai Santap Hidangan Selamatan

Ratusan Warga Sukabumi Keracunan Seusai Santap Hidangan Selamatan

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon