USAID Percepat Peningkatan Kesejahteraan Warga Papua
Selasa, 1 Agustus 2023 | 11:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Amerika Serikat melalui United States Agency for International Development (USAID) menegaskan komitmen untuk menjadikan warga Papua lebih sejahtera. Beragam upaya dilakukan salah satunya dengan menggelar program USAID Kolaborasi yang menjadi inisiatif untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.
Program ini merupakan hasil kerja bersama Bappenas yang didukung oleh warga Amerika melalui Badan Pembangunan Internasional AS (USAID).
Ketua Program USAID Kolaborasi, Caroline Tupamahu mengatakan, program USAID Kolaborasi merupakan hasil kerja bersama Bappenas yang didukung oleh rakyat Amerika melalui USAID.
"Sejak tahun 2022, program ini telah berjalan di Provinsi Papua dan Papua Barat dengan melakukan pendekatan dua arah dari sisi pemerintah daerah (supply side) maupun dari sisi masyarakat (demand side)," ujar Caroline di acara Media Gathering di Jakarta, Senin (31/7/2023).
Pascaterbitnya Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2021, Otsus di Papua telah memasuki periode kedua yang akan berlangsung hingga 2041. Sejumlah perubahan dalam regulasi serta skenario distribusi anggaran menjadi poin yang membuat Otsus periode ini berbeda.
Pemerintah daerah juga masih menghadapi tantangan dalam akuntabilitas tata kelola pemerintahan lokal yang belum optimal dan kurangnya partisipasi warga, khususnya warga asli Papua dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Sebagai upaya meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam pengelolaan otsus, USAID Kolaborasi menyusun dua modul pembelajaran serta bekerja sama dengan Bappeda Provinsi Papua dan Papua Barat telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada 505 aparat sipil negara (ASN).
"Otsus yang sekarang ini kan aturannya berubah, tidak semua paham perubahannya. Jadi awalnya, kami dilatih untuk memahami regulasi Otsus yang baru. Kemudian kami juga difasilitasi untuk melatih rekan-rekan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya bagaimana melakukan perencanaan yang baik, tepat waktu, dan tepat sasaran," ungkap perwakilan dari pemerintah daerah Provinsi Papua Barat, Fransina Kaaf.
Sementara itu, Selviana Indira, salah satu tokoh penggerak warga menuturkan bahwa Program USAID Kolaborasi memberikan dampak positif kepada masyarakat, terutama warga asli Papua.
"Warga juga berkesempatan untuk memberikan penilaian kepada program Otsus yang telah bergulir, serta melakukan dialog dua arah dengan pelaksana program dari perwakilan pemerintah daerah. Pada beberapa kegiatan, warga dan pemerintah daerah dapat langsung menerapkan solusi praktis dari permasalahan yang ditemukan. Kegiatan edukasi telah menjangkau sebanyak 1.088 masyarakat dengan melibatkan 57 tokoh penggerak (local champion) sebagai fasilitator.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




