Bianglala Lukai 2 Pengunjung di Karanganyar, Polres Tetapkan 1 Tersangka
Rabu, 22 November 2023 | 21:04 WIB
Solo, Beritasatu.com - Penyidik Polres Karanganyar, Jawa Tengah telah menetapkan satu tersangka terkait insiden terjatuhnya bianglala di pasar malam yang berlangsung di tempat parkir D’Tjolomadoe, Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, pada Selasa (21/11/2023) malam.
Kapolres Karanganyar, AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, mengungkapkan penyelidikan sedang dilakukan terkait insiden tersebut yang menyebabkan dua pengunjung mengalami luka-luka, dan saat ini satu orang tersangka sudah ditetapkan.
“Saat ini kita sudah menetapkan satu tersangka, yaitu operator wahana bianglala. Namun, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan karena kami masih mengembangkan informasi untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya kepada awak media, Rabu (22/11/2023).
Kapolres menjelaskan bahwa fokus penyelidikan lebih kepada standard operating procedure (SOP) penyelenggara pasar malam dan wahana permainan, karena hal tersebut berkaitan dengan keselamatan pengunjung.
“Selain memeriksa saksi-saksi, kami juga menghadirkan saksi ahli serta melakukan pemeriksaan di Labfor Polda Jateng untuk mendukung kegiatan-kegiatan pemeriksaan,” tandasnya.
Mengenai kronologi kejadian, Kapolres menyampaikan bahwa insiden tersebut terjadi di pasar malam yang rutin diselenggarakan setiap tahun di daerah tersebut. Kegiatan tersebut memiliki izin dari kepolisian untuk berlangsung selama satu bulan, mulai 10 November hingga 10 Desember 2023.
“Selama beberapa hari, kegiatan berlangsung normal sesuai dengan laporan yang diterima. Namun, pada malam itu (Selasa) sekitar pukul 19.00 WIB, terjadi kecelakaan pada permainan bianglala,” ujarnya.
Awalnya, kedua korban, Afrischa Yusti Nabrita (22) dan Novrizal Fahru Gumilang (21), masuk ke keranjang bianglala setelah membayar tiket. Pada putaran ketiga, satu keranjang terlempar hingga mengenai mobil yang terparkir, diikuti dengan enam keranjang lainnya jatuh. Akibatnya, kedua korban terkapar dengan luka di bagian kepala.
“Ada relawan yang langsung memanggil ambulans dan mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit terdekat. Meskipun keduanya dalam kondisi parah, keduanya membaik setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi,” tutur Kapolres.
Kondisi korban perempuan, meskipun mengalami luka di kepala, masih dalam keadaan sadar. Sementara korban laki-laki yang sempat tidak sadarkan diri, kini telah sadar. Kapolres berharap keduanya segera pulih dan meminta doa dari masyarakat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




