ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Agen BRI Link di Gresik Dihabisi, Ratusan Juta Rupiah Digasak Perampok

Sabtu, 16 Maret 2024 | 17:22 WIB
AB
BW
Penulis: Ahmad Rifqi Badruzzaman | Editor: BW
Warga berkumpul di rumah agen BRI Link di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik yang menjadi korban perampokan, Sabtu 16 Maret 2024.
Warga berkumpul di rumah agen BRI Link di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik yang menjadi korban perampokan, Sabtu 16 Maret 2024. (Beritasatu.com/Rifqi Badruzzman)

Gresik, Beritasatu.com - Aksi perampokan sadis terjadi di rumah agen BRI Link di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Korban ditemukan meninggal dunia oleh sang suami dengan luka tikam di bagian leher. Pelaku juga menggasak uang ratusan juta rupiah.

Peristiwa perampokan sadis itu terjadi pada Sabtu (16/3/2024) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Korban meninggal dunia bernama Wardatun Toyyibah (28), istri dari Mahfud (42) warga Iman Dukun. Pasangan suami istri yang dikaruniai satu anak ini bekerja sebagai agen BRI Link dan pemilik konter di rumah mereka.

Suami korban Mahfud mengaku baru mengetahui istrinya tewas sekitar pukul 05.00 WIB. Awalnya dia mengira istrinya tewas karena bunuh diri. Dia lalu pergi ke rumah kakaknya Khosiin yang juga tetangganya.

ADVERTISEMENT

"Setelah tahu istri saya meninggal dunia di kamar, saya lalu pergi ke rumah kakak saya untuk meminta tolong. Kemudian saya dan kakak saya memanggil bu bidan untuk memastikan kematian istri saya," ujar pria biasa dipanggil Cak Fud.

Dia menyadari istrinya tewas dirampok setelah mengetahui uang yang ada di laci kamar raib. Ruang konter yang terlihat acak-acakan.

"Ada uang sekitar Rp 160 juta yang rencananya mau saya setorkan ke BRI hilang diambil oleh pelaku. HP saya juga ikut diambil oleh pelaku," ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan membenarkan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB tentang adanya jenazah perempuan yang tergeletak di dalam kamar rumahnya dalam kondisi luka di bagian leher.

"Dari hasil olah TKP ditemukan adanya wanita berusia 28 tahun yang meninggal dengan luka di bagian leher korban. Di lokasi kejadian kami juga mendapatkan laporan adanya uang dan HP yang hilang," ungkapnya.

Meski terdapat dugaan tewasnya korban karena aksi perampokan, lanjut Aldhino, pihaknya masih akan mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi yang ada di TKP.

"Kami mengalami kendala karena saat polisi datang ke TKP, kondisi jenazah sudah dibersihkan dan dipindahkan ke luar kamar," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon