Pamit Mengaji, Bocah di Lampung Tengah Tewas Tenggelam di Irigasi
Minggu, 31 Maret 2024 | 17:24 WIB
Lampung Tengah, Beritasatu.com - Seorang bocah berusia 6 tahun bernama Muhammad Al Fajri ditemukan tewas tenggelam di aliran irigasi di Kampung Purworejo, Kecamatan Kota Gajah, Lampung Tengah pada Sabtu (30/3/2024) pukul 16.00 WIB.
Korban tenggelam akibat terpeleset lalu tercebur saat akan berangkat mengaji. Jasad korban baru ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Minggu (31/3/2024) sekitar pukul 09.30 WIB.
Dari informasi yang dihimpun Beritasatu.com, saat kejadian, korban sedang menunggu kakaknya yang sedang bersiap berangkat mengaji. Sang kakak juga sempat mendengar korban berteriak meminta tolong. Namun, kondisi air irigasi sedang tinggi dan arusnya deras. Kakak korban kemudian berteriak meminta pertolongan warga.
Warga kemudian melaporkan hilangnya korban ke pihak kepolisian dan kantor Basarnas Lampung. Puluhan personel SAR gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian korban.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian menggunakan aqua eye, tetapi tidak ditemukan. Tim SAR gabungan kemudian melanjutkan pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu karet menuju hilir sejauh 2 kilometer.
Pencarian hari pertama tidak membuahkan hasil. Keesokan harinya sekitar pukul 09.30 WIB, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.
Komandan tim (dantim) rescuer Basarnas Lampung Febri Yanda mengatakan jasad korban ditemukan sekitar 9 kilometer dari lokasi korban terjatuh.
"Tim SAR gabungan telah menemukan korban Muhammad Al Fajri dalam keadaan meninggal dunia," kata Febri Yanda.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




