ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemkab Trenggalek Raih Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar 2024

Minggu, 7 Juli 2024 | 09:40 WIB
GN
GV
Penulis: Gesa Vitara Puspa Nur | Editor: GV
Pemerintah Kabupaten Trenggalek meraih penghargaan Merdeka Belajar pada Kategori Transformasi Pengelolaan Pendidikan diterima oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin pada Jumat 5 Juli 2024 di Pelary Hall Jakarta Convention Center (JCC).
Pemerintah Kabupaten Trenggalek meraih penghargaan Merdeka Belajar pada Kategori Transformasi Pengelolaan Pendidikan diterima oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin pada Jumat 5 Juli 2024 di Pelary Hall Jakarta Convention Center (JCC). (Pemkab Trenggalek/Istimewa)

Trenggalek, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyelenggarakan Anugerah Merdeka Belajar 2024 kepada 51 Gubernur, Walikota dan Bupati yang telah mendukung Program Anugerah Belajar 2024 pada Jumat, (5/7/2024) di Pelary Hall Jakarta Convention Center (JCC). 

Pemerintah Kabupaten Trenggalek turut hadir dan berhasil mendapatkan Penghargaan Merdeka Belajar pada Kategori Transformasi Pengelolaan Pendidikan. Penghargaan ini diberikan oleh Kepala Bandan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Anindito Adhitomo kepada Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin atau yang akrab disebut Gus Ipin. 

“Ini penghargaan untuk seluruh masyarakat. Kami di Kabupaten Trenggalek terus termotivasi untuk bagaimana merdeka belajar ini bisa diterapkan dengan sebaik-baiknya,” kata Gus Ipin.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut beliau menyampaikan, Pemkab Trenggalek melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan tingkat pendidikan masyarakat juga kualitas pendidikan di Kabupaten Trenggalek.

“Salah satu kolaborasinya pihak kita bersama UNICEF. Kita berusaha bagaimana anak putus sekolah itu bisa kembali bersekolah,” tuturnya. 

Selain itu Kabupaten Trenggalek juga membuat Sekolah Perempuan, Disabilitas, Anak dan Kelompok Rentan Lainnya atau disingkat SEPEDA KEREN, melalui Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK. 

“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk Ibu Ketua PKK yang telah menginisiasi program sekolah perempuan dan anak disabilitas, serta upaya untuk menjadikan ekosistem pendidikan lebih inklusif," ujar Gus Ipin yang malam itu mengenakan batik PKK sebagai simbol Transformasi pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Harapannya tentu saja kita mau indeks pendidikannya tinggi. Tidak cuma rata-rata lama sekolah, tapi juga rata-rata harapan lama sekolah,” tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon