ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Viral! Gubernur Kalteng Usir Perwakilan Perusahaan di Rapat Sampit

Minggu, 21 September 2025 | 17:27 WIB
AR
DM
Penulis: Andre Faisal Rahman | Editor: DM
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran kembali menjadi sorotan publik setelah videonya viral saat mengusir perwakilan perusahaan dalam rapat koordinasi optimalisasi pendapatan daerah di Gedung Serba Guna Sampit, Jumat, 19 September 2025 malam WIB.
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran kembali menjadi sorotan publik setelah videonya viral saat mengusir perwakilan perusahaan dalam rapat koordinasi optimalisasi pendapatan daerah di Gedung Serba Guna Sampit, Jumat, 19 September 2025 malam WIB. (Beritasatu.com/Andre Faisal Rahman)

Kotawaringin Timur, Beritasatu.com - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran kembali menjadi sorotan publik setelah videonya viral saat mengusir perwakilan perusahaan dalam rapat koordinasi optimalisasi pendapatan daerah di Gedung Serba Guna Sampit, Jumat (19/9/2025) malam.

Amarah Agustiar dipicu rendahnya kehadiran para direktur perusahaan besar swasta (PBS). Dari 65 undangan yang disebar, hanya enam direktur yang benar-benar hadir, sisanya hanya diwakilkan. 

“Saya datang ke sini sebagai gubernur Kalteng. Undangan ini untuk direktur, bukan untuk diwakilkan. Yang merasa bukan direktur, silakan keluar dari ruangan ini,” tegas Agustiar dengan nada tinggi.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, ketidakhadiran para pimpinan perusahaan mencerminkan sikap tidak menghargai pemerintah daerah. Padahal, perusahaan selama ini sudah banyak menikmati hasil kekayaan alam Kalteng. “Mereka berinvestasi di sini, mencari makan di sini, tetapi kita disepelekan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Agustiar menegaskan dirinya tidak akan main-main. Ia bahkan mengingatkan pengalaman saat mendatangi langsung perusahaan yang mangkir dari undangan pemerintah di Kabupaten Gunung Mas. “Saya tunggu satu minggu. Perusahaan apa pun namanya, kalau tidak bayar pajak, akan saya kejar,” ancamnya.

Selain kepatuhan pajak, gubernur juga menyoroti kewajiban plasma perkebunan, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), hingga penggunaan kendaraan berplat nomor luar Kalteng yang dinilai merusak jalan provinsi. 

“Bicara CSR, kalian sering janji, tetapi bohong. Plat mobil juga banyak non-KH. Apa saya harus tutup jalan provinsi supaya kalian tidak bisa lewat?” ucap Agustiar.

Meski keras, ia menegaskan pemerintah tidak berniat menghalangi usaha perusahaan. Selama patuh aturan, semua roda usaha akan berjalan baik dan perekonomian Kalteng akan maju. “Jangan takut dengan pemerintah. Yang kami minta hanya komitmen nyata untuk mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemprov Kalteng Salurkan Seragam Sekolah Gratis untuk 60.000 Siswa

Pemprov Kalteng Salurkan Seragam Sekolah Gratis untuk 60.000 Siswa

NUSANTARA
Gubernur Kalteng: Saya Tidak Antikritik!

Gubernur Kalteng: Saya Tidak Antikritik!

NUSANTARA
Pemprov Kalteng Siapkan Skenario Antisipasi Karhutla

Pemprov Kalteng Siapkan Skenario Antisipasi Karhutla

NUSANTARA
Kalteng Gencar Tarik Investor, Demi Peningkatan Ekonomi dan Serapan Tenaga Kerja

Kalteng Gencar Tarik Investor, Demi Peningkatan Ekonomi dan Serapan Tenaga Kerja

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon