ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Antisipasi Nyepi, Kapolri Minta Buffer Zone di Ketapang-Gilimanuk

Minggu, 15 Maret 2026 | 17:53 WIB
MA
HH
Penulis: Muhammad Nanda Andrianta | Editor: HP
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melakukan peninjauan arus mudik Lebaran 2026 di Stasiun Gubeng Surabaya, Minggu 15 Maret 2026 siang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melakukan peninjauan arus mudik Lebaran 2026 di Stasiun Gubeng Surabaya, Minggu 15 Maret 2026 siang. (Beritasatu.com/Muhammad Nanda Andrianta)

Surabaya, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajaran kapolda Jawa Timur dan Bali untuk mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan dan penumpang di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dan Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menjelang Hari Raya Nyepi 2026.

Salah satu langkah yang diminta kapolri adalah menyiapkan buffer zone atau area penampungan sementara kendaraan, serta menambah fasilitas parkir dan ruang tunggu bagi penumpang.

Instruksi tersebut disampaikan kapolri saat melakukan peninjauan arus mudik Lebaran 2026 di Stasiun Gubeng Surabaya, Minggu (15/3/2026) siang.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk menjadi perhatian khusus karena berpotensi mengalami lonjakan kendaraan saat arus mudik, sekaligus harus menyesuaikan dengan momentum perayaan Hari Raya Nyepi di Bali.

"Kemarin itu juga dibicarakan (antisipasi penumpukan penumpang) dan saat ini juga berkoordinasi karena apapun kita harus menghormati perayaan Nyepi. Namun, saya lihat buffer zone yang disiapkan di wilayah penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk ini juga sudah disiapkan dan dikelola bahkan pengaturan untuk situasi normal," katanya.

Kapolri menegaskan, jajaran kepolisian harus memastikan buffer zone benar-benar siap digunakan jika terjadi lonjakan kendaraan di kawasan pelabuhan.

Selain menyediakan lahan parkir sementara bagi kendaraan yang mengantre, fasilitas ruang tunggu penumpang juga diminta untuk ditambah guna meningkatkan kenyamanan masyarakat yang menunggu jadwal penyeberangan.

"Harapannya, tentunya pada saat terjadi penumpukan tempat-tempat untuk buffer zone nanti Pak Kapolda Jatim juga saya minta untuk melaksanakan pengecekan lagi, termasuk kapolda Bali agar betul-betul bisa maksimal sehingga walaupun nanti terjadi penumpukan, masyarakat masih bisa menunggu dengan fasilitas tunggu yang memberikan kenyamanan buat masyarakat," imbuh Jenderal Listyo.

Sebagaimana diketahui, Hari Raya Nyepi 2026 bertepatan dengan periode arus mudik Lebaran 2026. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan di jalur penyeberangan antara Bali dan Jawa.

Untuk mengantisipasi situasi tersebut, Polri juga telah menyiapkan posko pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Ketapang.

Penempatan personel di kedua pelabuhan itu bertujuan memastikan pelayanan kepada pemudik tetap berjalan lancar, sekaligus mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan menjelang penutupan aktivitas saat Nyepi.

Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, diharapkan mobilitas pemudik dari Bali menuju Jawa maupun sebaliknya tetap berjalan aman, tertib, dan nyaman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon