ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Permintaan Sangat Tinggi, Menkes: Mulai Senin Layanan Telemedicine Diperluas di Luar Jabodetabek

Jumat, 16 Juli 2021 | 15:27 WIB
JM
JM
Penulis: Jeis Montesori | Editor: JEM
Direktur Utama Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin
Direktur Utama Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin (Antara/Puspa Perwitasari)

Jakarta, Beritasatu.com -  Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, layanan kesehatan gratis untuk membantu pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri mendapat akses obat melalui program telemedicine akan diperluas ke luar wilayah Jabodetabek. Perluasan wiilayah tersebut adalah ke Karawang, Bandung Raya, Solo Raya, Yogyakarta Raya, Semarang, Surabaya Raya, Malang Raya, dan Denpasar.

Perluasan layanan telemedicine ini, menyusul terus semakin meningkatnya permintaan masyarakat melalui layanan yang diberikan pemerintah sejak 6 Juli 2021 lalu dengan sasaran utama para pasien Covid-19.  

Budi Gunadi menyebutkan, pengiriman pada  Kamis, 15 Juli 2021, mencapai 3.153 resep obat, dan ini merupakan yang tertinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya.

"Pengiriman 3.153 merupakan tertinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya," kata Budi Gunadi dalam keterangan resminya yang diterima Beritasatu.com, Jumat (16/7/2021).

ADVERTISEMENT

Untuk itu, kata Budi, mulai Senin (19/7/2021), pemerintah memperluas layanan ini tak lagi hanya di wilayah Jabodetabek, tetapi hingga ke Pulau Jawa dan Bali. Wilayah tersebut yakni Karawang, Bandung Raya, Solo Raya, Yogyakarta Raya, Semarang, Surabaya Raya, Malang Raya, dan Denpasar.

"Proses layanan dan pengirimannya tetap sama seperti sebelumnya," katanya.

Sebelumnya dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Selasa (13/7/2021), Budi Gunadi mengatakan, awalnya hari pertama cuma dikirim 20 (resep), hari kedua 200, dan kemudian naik menjadi 2.000 per hari.

"Jadi kalau ada orang yang kena Covid-19 di DKI Jakarta sebagai pilot project, kita langsung obatnya kirim ke mereka yang sudah positif tes PCR-nya," kata Budi.

Pemerintah telah bekerja sama dengan 11 platform telemedicine untuk membantu pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri mendapat akses obat. Layanan telemedicine yang baru diterapkan untuk wilayah Jabodebatek sebagai pilot project juga terus meningkat permintaan resep obat setiap hari dari masyarakat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pengiriman obat pada pengiriman Kamis, 15 Juli 2021, mencapai 3.153 resep obat, merupakan yang tertinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya.

"Pengiriman 3.153 merupakan tertinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya," kata Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan resminya yang diterima Beritasatu.com, Jumat (16/7/2021).

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan  mulai hari ini, Selasa (6/7/2021), menyediakan layanan kesehatan gratis melalui program telemedicine. Ada 11 platform kesehatan digital yang dirangkul pemerintah dalam program yang bertujuan agar warga yang terpapar Covid-19 dengan gejala ringan dan melakukan isolasi mandiri (isoman) bisa mendapatkan layanan kesehatan secara gratis tanpa perlu datang ke rumah sakait atau fasilitas kesehatan lainnya.

"Dengan layanan telemedicine ini semua pasien Covid-19 konfirmasi positif mendapatkan layanan medis tepat waktu, tanpa perlu antre di RS. Dengan demikian, layanan rumah sakit dapan diprioritaskan untuk pasien dengan gejala sedang dan berat/kritis," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Senin (5/7/2021).

Berikut hal-hal yang perlu diketahui tentang program telemedicine dan cara untuk mengaksesnya.

1. Untuk sementara, program ini hanya berlaku untuk area DKI Jakarta.

2. Pasien melakukan tes PCR/swab antigen di laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan. Jika hasil tes positif dan laboratorium melaporkan hasilnya ke database kasus positif Covid-19 di Kemkes (NAR), maka pasien akan menerima pesan Whatsapp dari Kemkes (dengan centang hijau) secara otomatis.

Data ini wajib dilaporkan setiap laboratorium penyedia layanan tes Covid-19 ke Kemkes. Kasus positif adalah pasien yang memiliki hasil positif tes PCR dari 7 hari ke belakang atau tes swab antigen positif dari dua hari terakhir.

3. Pasien bisa melakukan konsultasi secara daring dengan dokter di salah satu dari 11 platform layanan telemedisin secara gratis dengan mengklik link yang terdapat dalam pesan WA dari Kemkes dan memasukan kode voucher di aplikasi yang dipilih.

4. Lakukan konsultasi dokter dengan menginformasikan bahwa Anda adalah pasien program Kemkes.

5. Setelah melakukan konsultasi secara daring, dokter akan memberikan resep digital sesuai dengan kondisi pasien. Jika pasien masuk dalam kategori yang dapat melakukan isolasi mandiri (isoman), obat dapat ditebus gratis.

6. Untuk menebus resep obat gratis dari Kemkes, pasien harus mengirim pesan WhatsApp ke salah satu gerai apotek Kimia Farma.

7. Pasien harus mengirimkan resep digital (PDF atau screen capture) yang dikeluarkan dari platform telemedisin, KTP, dan alamat pengiriman ke nomor WhatsApp Kimia Farma yang dituju.

8. Obat dan/atau vitamin akan ditanggung oleh Kemkes sesuai dengan ketentuan.

9. Kemkes bekerja sama dengan jasa pengiriman SiCepat untuk mengambil obat dan/atau vitamin dari Apotek Kimia Farma dan mengirimkan ke alamat pasien. Hanya pasien dengan nomor terdaftar di database Kemkes (NAR) dan memiliki kasus aktif yang berhak mendapatkan obat dan vitamin.

Sementara, ada dua paket obat yang akan diberikan kepada pasien, bergantung pada hasil konsultasi dokter. Obat-obatan di luar paket ini menjadi tanggung jawab pasien atau tidak ditanggung pemerintah. Paket tersebut adalah:

Paket Obat A terdiri atas multivita, min (C,D,E,Zinc) 1x1 jumlah 10.

Paket Obat B, terdiri:
a. Multivitamin (C,D,E,Zinc) 1x1 jumlah 10.
b. Azitromisin 500mg 1x1 jumlah 5.
c. Oseltamivir 75mg 2x1 jumlah 14.
d. Parasatemol 500mg 3x1 jumlah 10.

Berikut nomor WhatsApp Apotek Kimia Farma yang dapat dihubungi setelah pasien mendapatkan resep. Pasien mengirim resep dalam bentuk PDF atau tangkapan layar (screenshot). Layanan apotek dimulai pukul 08.00 WIB hingga 21.00 WIB.

1. Apotek Kimia Farma Pondok Bambu, nomor WA 081251673270
2.Apotek Kimia Farma Sunter, nomor WA 081294174498
3.Apotek Kimia Farma Blok M, nomor WA 085889170800
4.Apotek Kimia Farma Pos Pengumben, nomor WA 081293498272

Berikut 11 jasa telemedicine yang dapat diakses pasien isolasi mandiri secara gratis:

1. Alodokter
https://bit.ly/alodokter-isoman

2. GetWell
https://play.google.com/store/apps/details?id=id.paquesid.getwell

3. Good Doctor
https://gooddoctor.onelink.me/Cmiw/efeba7ae dan GrabHealth, https://grab.onelink.me/2695613898/fe73b8c5

4. Halodoc
Bit.ly/isoman_halodoc

5. KlikDokter
https://bit.ly/kd-kemenkes-isoman

6. KlinikGo
https://klinikgo.com/isoman

7. Link Sehat
https://link.linksehat.com/mRMf

8. Milvik Dokter
https://milvik.id/about-us/

9. ProSehat
https://prosehat.com/wa

10. SehatQ
https://sehatqapp.onelink.me/bgzy?pid=kemenkes&c=sqkemenkes&deep_link_value=https%3A%2F%2Fwww.sehatq.com%2Ftelemed&af_web_dp=https%3A%2F%2Fwww.sehatq.com%2Ftelemed&af_dp=https%3A%2F%2Fwww.sehatq.com%2Ftelemed

11. YesDok
https://bit.ly/ISOMAN-YesDok



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon