Prudential Indonesia Gandeng Kipin School
Meningkatkan Literasi Keuangan Anak Lewat Kurikulum Cha-Ching
Senin, 3 Januari 2022 | 22:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) bekerja sama dengan Kipin School, sebuah aplikasi belajar berbasis digital, untuk mengajarkan anak-anak cara mengelola keuangan sejak dini sebagai bekal anak untuk tumbuh menjadi sosok yang mandiri secara finansial.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) ketiga yang dilakukan OJK pada 2019, indeks literasi keuangan di Indonesia masih tergolong rendah, yaitu 38,03%. Oleh karenanya Prudential Indonesia menjalin kerja sama dengan berbagai mitra termasuk Kipin School untuk memperluas jangkauan kurikulum Cha-Ching, guna membantu mengatasi masalah rendahnya kesadaran literasi keuangan di Indonesia.
Kurikulum Cha-Ching sendiri merupakan program dari Prudence Foundation yang mengajarkan konsep dasar keuangan untuk anak usia 7 sampai 12 tahun. Ada pun empat konsep dasar yang diajarkan meliputi: Memperoleh (Earn), Menyimpan (Save), Membelanjakan (Spend), dan Menyumbangkan (Donate).
Selain bermanfaat untuk anak, kurikulum Cha-Ching dapat membantu orang tua dalam membimbing anak untuk mulai belajar mengatur keuangan sejak dini. Program ini juga ditayangkan melalui kanal TV dan Youtube, serta telah diimplementasikan di 12 negara di Asia dan Afrika.
"Prudential Indonesia berkomitmen untuk terus melanjutkan inisiatif Community Investment guna meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia, termasuk anak-anak. Untuk mewujudkannya, kolaborasi dengan pihak eksternal sangatlah penting, karena itu kami menggandeng Kipin School dalam kesempatan ini," ujar Chief Human Resources & Community Investment Officer Prudential Indonesia Indrijati Rahayoe dalam keterangan tertulis, Senin (3/1).
Ditambahkan oleh Indrijati, dengan jangkauan digital Kipin School yang luas, Prudential Indonesia berharap semakin banyak anak-anak yang paham mengelola keuangan melalui kurikulum Cha-Ching. "Kami melihat antusiasme anak-anak cukup tinggi, terlihat lebih dari 3.000 anak yang sudah mendaftar program kurikulum Cha-Ching di Aplikasi Kipin School sejak akhir November 2021. Semoga dalam delapan bulan ke depan, program ini bisa menjangkau hingga 100.000 anak," katanya.
Sementara itu, VP Business Development Kipin School Steffina Yuli mengungkapkan bahwa salah satu isu utama pembelajaran digital adalah akses internet yang tidak merata. Menjawab masalah tersebut, Kipin School pun memberikan akses pendidikan yang efisien dan tepat guna, tanpa perlu menggunakan internet.
"Kami sangat antusias dalam melakukan kerja sama ini untuk turut berperan dalam meningkatkan pengetahuan terkait ilmu manajemen keuangan khususnya bagi anak-anak di seluruh Indonesia," tutur Steffina.
Di samping itu, penerapan kurikulum Cha-Ching pada Kipin School yang dikemas secara kreatif dapat menarik perhatian anak untuk belajar tentang keuangan, semisal lewat kuis dan weekly challenge. Sedangkan di akhir sesi, Kipin School akan memberikan merchandise dan sertifikat sebagai tanda penghargaan setelah menyelesaikan dan memahami materi kurikulum Cha-Ching.
Sebagai informasi, kurikulum Cha-Ching dapat diakses dengan mudah kapan pun dan di mana pun melalui aplikasi "Kipin School 4.0" yang dapat diunduh di Google Play Store atau App Store. Setelah melakukan pendaftaran, proses pembelajaran bisa langsung dimulai dengan memilih opsi "Sekolahku", lalu memilih "Video Cha-Ching Curriculum" untuk mengakses seluruh materi video kurikulum Cha-Ching, yang berisikan enam video pembelajaran bertahap tentang literasi keuangan.
Sebelumnya, kurikulum Cha-Ching sudah aktif diterapkan sejak 2017 di berbagai daerah termasuk DKI Jakarta, Sidoarjo, Trenggalek dan Blitar, yang mencakup sebelas juta murid, 146.799 diantaranya dari sekolah dasar dan melibatkan 4.828 guru dari 2.675 sekolah yang tersebar di daerah-daerah tersebut. Memasuki pandemi di awal 2020, Prudential Indonesia terus bergerak cepat dan mengadaptasi kurikulum Cha-Ching ke dalam format daring menjadi "Cha-Ching Kids at Home".
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




