ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dies Natalis Universitas Paramadina, Muhadjir: Ikhtiar Hasilkan Manusia Unggul

Rabu, 12 Januari 2022 | 09:21 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy saat memberikan Orasi Ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-24 Universitas Paramadina yang diselenggarakan secara hibrid di Jakarta.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy saat memberikan Orasi Ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-24 Universitas Paramadina yang diselenggarakan secara hibrid di Jakarta. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy mengatakan, kehadiran Universitas Paramadina sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ikhtiar untuk menghasilkan manusia unggul yang dibutuhkan dalam pembangunan dan menjawab kompleksitas tantangan masa depan.

"Kehadiran Universitas Paramadina tidak dapat dilepaskan dari pemikiran dan gagasan Prof. Nurcholish Madjid yang memiliki komitmen yang tinggi terhadap pengembangan SDM. Sebagai cendekiawan muslim Prof Nurcholis Madjid tidak hanya mengelaborasi isu-isu keislaman, kemodernan dan keIndonesiaan, tapi juga terkait dengan pentingnya sumber daya manusia." Katanya saat memberikan Orasi Ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-24 Universitas Paramadina yang diselenggarakan secara hibrid di Jakarta, Selasa (11/1/2022).

"Elaborasi pemikiran pendiri Universitas Paramadina, Prof Dr Nurcholish Madjid mengilustrasikan betapa kita memerlukan hadirnya manusia-manusia unggul, manusia yang terbuka, inklusif, toleran, kreatif, dan inovatif, pro kemajuan, sekaligus memiliki komitmen kebangsaan yang tinggi." Tambahnya.

Sementara itu, Dr (HC), Drs HM Jusuf Kalla (JK) yang juga merupakan Dewan Pembina Paramadina dalam orasi ilmiahnya menyatakan pentingnya sumberdaya dan pengelolaan yang berkeadilan.

ADVERTISEMENT

"Kita mengetahui bahwa bangsa ini sudah 76 tahun dan menghasilkan banyak kemajuan-kemajuan, disamping itu juga banyak yang perlu ditingkatkan dalam bangsa ini diantaranya adalah keadilan." Katanya.

"Tujuan Universitas Paramadina dan lembaga pendidikan lainnya ialah meningkatkan sumber daya manusia agar kita tidak bergantung dari luar. Kita perlu bekerjasama dengan teknologi yang baik agar keadilan dapat tercapai. Keadilan berarti kita semua harus saling menghormati, yang kaya membayar pajak membantu yang kecil yang kecil bekerja baik agar menjadi besar." Katanya.

Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J Rachbini menyatakan, Universitas Paramadina sebagai pusat ilmu dan budaya senantiasa berupaya untuk berkontribusi dalam memberikan solusi untuk berbagai tantangan yang sedang dihadapi oleh Bangsa Indonesia.

Baca Juga: Universitas Paramadina Bangun Kampus di Cilangkap

"Nilai Kepemimpinan, Kewirausahaan, dan Etika menjadi dasar yang menjiwai setiap langkah dari seluruh sivitas akademika Universitas Paramadina. Telah sampainya perjalanan Universitas Paramadina di tahun ke-24 menjadi pencapaian besar yang menunjukkan posisi strategis Universitas Paramadina sebagai penghasil generasi muda Indonesia yang memiliki kedalaman ilmu dan kekuatan akhlak." Katanya.

"Kami senantiasa berupaya mencapai tujuan besar untuk memperkuat peran universitas dalam mendukung bangsa dan negara dalam upaya pemulihan pasca pandemi melalui sektor pendidikan sekaligus memberikan harapan baru untuk mendorong generasi muda untuk menciptakan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat." Tambahnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengingatkan, pendidikan sudah seharusnya menjadi jalan yang memerdekakan dari keterlambatan, keterbelakangan dan ketiadaan terlebih bagi perguruan tinggi yang memiliki peran penting dan strategis dalam menjawab masalah bangsa serta meningkatkan daya saing sumberdaya dalam menghadapi era society 5.0.

"Saya sangat mengapresiasi Universitas Paramadina yang sangat dekat dengan saya yang selalu merencanakan dan merumuskan ide-ide besar secara matang dan konsisten sehingga selalu konsisten dan aktual menjawab tantangan generasi baru Indonesia yang memiliki kekuatan dalam kepemimpinan, kewirausahaan, dan memiliki kedalaman akhlakul khalimah." Kata Menparekraf.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon