ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemendagri Sebut Realisasi APBD 2021 Capai Rp 1.115 Triliun

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:10 WIB
LT
FH
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FER
PLH Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Agus Fatoni
PLH Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Agus Fatoni (Beritasatu Photo)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebutkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Agus Fatoni pada Webinar Keuda Update Seri Kedua, bertajuk "Percepatan Realisasi APBD dan Penunjukan Pejabat Pengelola Keuangan Pasca Penyetaraan Jabatan di Lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda)" yang digelar Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuda Kemendagri, Rabu (19/1/2022).

"Realisasi pendapatan provinsi, kabupaten, dan kota tahun 2021 per 31 Desember mencapai Rp 1.115,10 triliun atau 95,59%. Realisasi tersebut lebih tinggi dibanding tahun 2020 sebesar Rp 1.050,93 triliun atau 92,48%," kata Agus Fatoni.

Baca Juga: Mendagri Minta Daerah Percepat Realisasi Belanja APBD 2021

ADVERTISEMENT

Sedangkan dari sisi belanja per 31 Desember 2021, lanjut Fatoni, daerah berhasil merealisasikan belanja sebesar Rp 1.092,13 triliun atau 85,69%. Capaian ini melampaui realisasi belanja tahun lalu sebesar Rp 1.021,26 triliun atau 82,69%," ujar Agus Fatoni.

Pada webinar tersebut, Fatoni mengingatkan, tren kenaikan realisasi APBD agar terus ditingkatkan. Karena itu, pemerintah daerah perlu menerapkan sejumlah strategi untuk mempercepat realisasi APBD Tahun Anggaran 2022.

Fatoni menjelaskan, langkah percepatan tersebut dapat dilakukan dengan tidak menunda administrasi pertanggungjawaban dari setiap kegiatan dan anggaran yang dilaksanakan.

"Pemerintah daerah juga harus terencana, konsisten, dan terukur dalam merealisasikan anggaran. Upaya ini bisa dilakukan dengan menetapkan target per triwulan guna menghitung capaian penyerapan anggaran," terang Agus Fatoni.

Baca Juga: Kemdagri Sarankan 10 Strategi Budaya Inovatif di Daerah

Di samping itu, kata Fatoni, setiap perangkat daerah perlu mengambil langkah kreatif dan inovatif dalam melaksanakan kegiatan dan anggaran, namun tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan.

Ia juga mengimbau kepala daerah agar segera menetapkan pejabat pengelola keuangan daerah, dengan tidak lagi berdasarkan pada tahun anggaran. Dengan begitu, tidak perlu lagi dilakukan penggantian pejabat tersebut setiap tahunnya.
Selain itu, realisasi pos anggaran kesehatan, termasuk pembiayaan program pencegahan dan pengendalian pandemi Covid-19 juga harus terus dipercepat.

"Langkah percepatan lainnya adalah dengan melakukan lelang dini di bulan Juli atau Agustus pada tahun sebelumnya, sejak KUA-PPAS telah ditetapkan," jelas Agus Fatoni.

Baca Juga: Jokowi Minta Tata Kelola Pemerintah dan Keuangan Daerah Ditingkatkan

Menurutnya, beragam langkah percepatan tersebut perlu ditunjang dengan upaya asistensi, monitoring, dan evaluasi secara periodik. Hal ini dapat dilakukan dengan membentuk tim kerja yang dipimpin langsung oleh sekretaris daerah, sekaligus memberikan teguran dan sanksi bagi perangkat daerah yang rendah capaian realisasi anggarannya.

Pemerintah pusat juga terus mendorong percepatan realisasi anggaran daerah dengan membentuk tim beranggotakan Kemendagri, BPKP, LKPP, dan K/L terkait untuk menyiapkan kebijakan teknis, melakukan monitoring, evaluasi, dan mencarikan solusi terhadap permasalahan di daerah.

"Diharapkan gubernur sebagai wakil pemerintah pusat juga melakukan hal yang sama di kabupaten/kota di wilayahnya," tutur Agus Fatoni.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hari Otda Ke-30, Pemkot Denpasar Kembali Catat Prestasi Kinerja Tinggi

Hari Otda Ke-30, Pemkot Denpasar Kembali Catat Prestasi Kinerja Tinggi

BALI
Hari Otonomi Daerah, Kemendagri Soroti Tekanan Global

Hari Otonomi Daerah, Kemendagri Soroti Tekanan Global

JAKARTA
Pemkot Tangerang Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri

Pemkot Tangerang Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri

BANTEN
Pemprov Jakarta Raih Predikat Pemda Terbaik Versi Kemendagri

Pemprov Jakarta Raih Predikat Pemda Terbaik Versi Kemendagri

JAKARTA
Kemendagri Dorong Daerah Cari Dana di Luar APBD

Kemendagri Dorong Daerah Cari Dana di Luar APBD

NASIONAL
Kemendagri: KDKMP Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa

Kemendagri: KDKMP Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon