Perkuat Implementasi TJSL di Flores, PLN Gandeng ISSF
Kamis, 21 Juli 2022 | 20:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT PLN menggandeng ISSF guna memperkuat implementasi TJSL Pemanfaatan FABA (Fly Ash and Bottom Ash) di Flores, NTT. Guna meningkatkan dampak implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pemanfaatan FABA (Fly Ash and Bottom Ash), PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT bekerja sama dengan Forum Keberlanjutan Sosial Indonesia (Indonesian Social Sustainability Forum/ISSF) di Flores melakukan kegiatan pengukuran dampak program dengan tools SROI.
Agustinus Jatmiko selaku General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur menyampaikan PLN telah menyalurkan dana program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) tahun 2021 sebesar Rp. 620.826.400,- untuk kegiatan pelatihan produksi bata interlock, kanstein, paving blok berbasis FABA, pelatihan pemanfaatan bata interlock, dan pembangunan bedah rumah maupun sarana umum seperti tempat ibadah.
Baca Juga: Gelar Touring, PLN Buktikan Mobil Listrik Bisa Dipakai Sampai Bali
"Untuk mengukur kinerja dan dampak dari program tersebut, pada bulan Juni tahun 2022 tim ISSF melakukan pengukuran dan perhitungan SROI (Social Return On Investment). Program Pemanfaatan FABA untuk bedah rumah sederhana sehat layak huni bagi masyarakat kurang mampu pembangunan sarana umum merupakan bagian dari implementasi MoU (Memorandum of Understanding) antara PLN UPK Flores dengan Bupati Ende, Keuskupan Agung Ende, Kodim 1602 Ende, Kodim 1603 Sikka, LANAL Maumere, Polres Sikka, dan Perumda Mawarani Sikka," ungkap Jatmiko.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




