ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bahas Pengungsi Ilegal, Bakamla Temui Badan Kesbangpol Aceh

Sabtu, 8 Oktober 2022 | 10:51 WIB
WM
WM
Penulis: Willy Masaharu | Editor: WM
Kepala Stasiun Bakamla Aceh Kapten Bakamla Wahyu Putra Gantara, ST, disambut dengan hangat oleh Kepala Badan Kesbangpol Aceh Drs Mahdi Efendi, membahas pengungsi ilegal, Kamis 6 Oktober 2022
Kepala Stasiun Bakamla Aceh Kapten Bakamla Wahyu Putra Gantara, ST, disambut dengan hangat oleh Kepala Badan Kesbangpol Aceh Drs Mahdi Efendi, membahas pengungsi ilegal, Kamis 6 Oktober 2022 (Istimewa)

Aceh, Beritasatu.com - Membahas isu maraknya pengungsi ilegal yang terjadi setiap tahunnya, Stasiun Bakamla Aceh temui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Aceh, Kamis (6/10/2022).

Dalam pertemuan tersebut, kedatangan Kepala Stasiun Bakamla Aceh Kapten Bakamla Wahyu Putra Gantara, ST, disambut dengan hangat oleh Kepala Badan Kesbangpol Aceh Drs Mahdi Efendi. Pertemuan yang berlangsung santai namun serius, membicarakan tentang situasi keamanan perairan Aceh yang sering digunakan para pengungsi ilegal Rohingnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapten Bakamla Wahyu Putra Gantara juga membeberkan tugas dan fungsi Stasiun Bakamla Aceh dalam mengamankan wilayah perairan Indonesia khususnya perairan Aceh dengan menggunakan peralatan sistem peringatan dini yang dimilikinya.

Dikatakannya pula, pemantauan dilakukan dengan pendeteksian kapal berbasis AIS yang dapat memantau aktivitas pergerakan kapal-kapal yang diduga melakukan tindakan mencurigakan dengan tidak berjalan secara terus menerus saat melintas di wilayah perairan Aceh dan wilayah perairan perbatasan.

ADVERTISEMENT

Mendengar penjelasan tersebut, Drs. Mahdi Efendi terpukau dengan kemampuan Stasiun Bakamla Aceh. Berharap kedepan Stasiun Bakamla Aceh dapat saling mendukung kegiatan operasi yang dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol Aceh dan lembaga pemerintah Provinsi Aceh.

Selain itu, pembahasan berlanjut mengenai maraknya peredaran narkotika yang semakin meluas di kalangan masyarakat dan penangkapan ikan secara illegal.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon