Mazda Belum Berencana Buka Fasilitas Produksi di Indonesia
Jumat, 6 Februari 2015 | 09:36 WIB
Jakarta - Untuk bisa bersaing dan menekan biaya produksi, produsen mobil harus memiliki fasilitas manufaktur atau perakitannya sendiri di Indonesia. Namun, hingga saat ini PT Mazda Motor Indonesia belum memiliki rencana membangun fasilitas sendiri.
"Belum ada wacana. Sejauh ini fasilitas produksi di Thailand masih bisa diandalkan untuk menyediakan kebutuhan Mazda di Asia Tenggara," kata Astrid Ariani Wijana, senior marketing manager MMI, Kamis malam.
Astrid mengakui bahwa biaya mengimpor mobil built-up lebih mahal daripada merakit sendiri namun Mazda optimistis bisa bersaing dengan distributor lain yang memiliki fasilitas sendiri.
"Dengan fitur yang lengkap, kami yakin harga yang ditawarkan kompetitif," kata Astrid.
Untuk mendongkrak penjualan, MMI akan menambah empat hingga lima dealer di Indonesia taun ini. Saat ini, Mazda memiliki 45 dealer yang tersebar dari Jakarta hingga Batam.
"Kami belum bisa mengumumkan di mana kami akan membuka dealer selanjutnya," kata Astrid.
Tahun lalu, penjualan Mazda menurun 16,8 persen menjadi 9.348 unit. Untuk tahun ini, Mazda belum memberikan target. Astrid mengisyaratkan dengan pasar otomotif nasional yang diperkirakan akan tetap datar di 1,2 juta unit tahun ini, kemungkinan penjualan Mazda juga akan konservatif.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




