Efisiensi, GM Harap Raih Untung di India dalam Lima Tahun

Kamis, 3 September 2015 | 21:47 WIB
FQ
B
Penulis: Firman Qusnulyakin | Editor: B1
General Motors
General Motors (The Guardian)

New Delhi - Pabrikan motor asal Amerika Serikat, General Motors Co berharap bisa meraih keuntungan di India hingga lima tahun ke depan menyusul langkap pemotongan ongkos pengeluaran demi meningkatkan kandungan konten lokal.

Setelah dua dasawarsa berbisnis di India, angka penjualan GM merosot dan terus merugi sekira 38,5 miliar rupee (US$581 juta) hingga Maret 2015.

Pada Juli silam GM menuturkan berencana mengucurkan investasi senilaiUS$ 1 miliar untuk menjadikan India sebagai pusat penghubung ekspor global mereka serta meluncurkan produk-produk baru, meski mereka harus mengurangi kapasitas produksi akibat rendahnya permintaan.

"Dalam lima tahun ke depan, saya harus bisa menghasilkan laporan keuangan yang positif," kata Managing Director GM India, Arvind Saxena, seperti yang dinukil dari Reuters.

GM juga berencana meningkatkan jumlah komponen lokal di mobil mereka hingga 70 persen dalam lima tahun ke depan, tutur Saxena.

Pasar mobil penumpang di India meningkat lima persen tahun ini hingga Maret, namun pabrikan global macam Renault, GM, Volkswagen, Skoda dan Ford, semuanya melaporkan penurunan persentase penjualan dua digit, demikian data industri setempat.

Di lain pihak, justru pesaing seperti Maruti Suzuki India dan Hyundai Motor Co meraup keuntungan dari peningkatan pasar tersebut.

Akan tetapi, karena India diharapkan bakal menjadi pasar kendaraan penumpang terbesar ketiga dunia pada 2020, para pabrikan global mengubah strategi mereka dengan mendorong penjualan dan memotong ongkos pengeluaran.

Beberapa bulan terakhir GM terus memotong ongkos mereka, termasuk perpindahan kantor pusat mereka di India yang memotong 50 persen pengeluaran sewa dan menambahkan penghematan tahunan sekira US$500.000.

Pihak perusahaan juga berencana meluncurkan 10 kendaraan buatan lokal di India dalam lima tahun ke depan demi melipatgandakan pangsa pasar mereka pada 2020 dari hanya 1,8 persen pada 2014.

GM mulai mengekspor produk mereka dari India ke Meksiko pada tahun ini, setelah sebelumnya sudah ke Chile, yang akan mendorong total ekspor 2015 ke angka 20.000 unit dan berupaya melipatgandakan angka itu ke kisaran lebih dari 40.000 pada 2016 mendatang.

Selain itu, mereka juga menjajaki kemungkinan mengekspor komponen mereka ke negara-negara di Afrika dan Asia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

GM Stop Aktivitas Pabrik Mobil Listrik, 1.300 Buruh Dirumahkan

GM Stop Aktivitas Pabrik Mobil Listrik, 1.300 Buruh Dirumahkan

OTOTEKNO
Tesla dan GM Kompak Hapus Komponen China demi Hindari Tarif Baru

Tesla dan GM Kompak Hapus Komponen China demi Hindari Tarif Baru

OTOTEKNO
Airbag Berbahaya, General Motors Recall Ribuan Mobil

Airbag Berbahaya, General Motors Recall Ribuan Mobil

OTOTEKNO
GM Pecat 200 Karyawan di Tengah Laba Meroket

GM Pecat 200 Karyawan di Tengah Laba Meroket

OTOTEKNO
Pabrik Baterai Hyundai-LG Terancam Tunda Operasi Usai Penggerebekan

Pabrik Baterai Hyundai-LG Terancam Tunda Operasi Usai Penggerebekan

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon