ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perseteruan Trump dan Elon Musk Bikin Platform X Kembali Seru

Sabtu, 7 Juni 2025 | 07:49 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Akun X Elon Musk
Akun X Elon Musk (AP Photo)

Jakarta, Beritasatu.com – Perseteruan panas antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Elon Musk menjadi tontonan publik di media sosial dan mendongkrak kembali popularitas platform X (dahulu Twitter).

Konflik yang dipertontonkan secara terbuka ini menjadi bukti terbaru bahwa X telah menjelma menjadi panggung pribadi Musk, seperti acara reality show yang bisa disaksikan jutaan pengguna secara real time.

Tak heran, warganet langsung merespons. Meme, komentar pedas, dan spekulasi pun membanjiri linimasa. Banyak pengguna X bahkan menggunakan emoji popcorn yang menandakan mereka menikmati drama yang mengingatkan pada masa-masa seru era Twitter.

ADVERTISEMENT

Meski belum diketahui apakah konflik ini akan berdampak permanen pada jumlah pengguna atau bisnis iklan X, Elon Musk sempat membagikan ulang sebuah meme yang menyiratkan bahwa perseteruan ini efektif dalam menarik pengguna aktif.

“X kini menjadi platform yang digerakkan oleh kepribadian tokohnya, dan konflik besar seperti ini bisa meningkatkan interaksi, setidaknya dalam jangka pendek,” kata Direktur Tech Policy Institute di Universitas Cornell, Sarah Kreps, dikutip dari AP.

Menurutnya, platform X memang menggunakan sensasi sebagai strategi pertumbuhan, dan kontroversi terbukti sering mengundang trafik.

Trump sendiri menyampaikan serangan terhadap Musk melalui akun pribadi di platform miliknya, Truth Social, dengan tiga unggahan bernada menyerang pada Kamis (5/6/2025). Namun, Truth Social masih memiliki jangkauan yang jauh lebih kecil dibanding X. Saat ini, Trump memiliki hampir 106 juta pengikut di X, sedangkan di Truth Social hanya sekitar 10 juta. Meski Trump aktif memposting di sana, para pakar menilai Truth Social belum mampu merebut pengguna X.

“Truth Social masih menjadi platform niche yang hanya menjangkau basis pendukung inti Trump, kecuali Trump benar-benar meninggalkan X dan fokus di sana," kata Kreps.

Hingga kini, Trump belum menunjukkan tanda-tanda akan meninggalkan X. Musk juga tidak memberikan isyarat akan memblokirnya.

Menurut analisis dari perusahaan riset aplikasi seluler Sensor Tower, baik X maupun Truth Social mencatat lonjakan pengguna aktif selama drama Trump-Musk berlangsung. Pengguna aktif X naik 54% pada Kamis (5/6/2025), sedangkan Truth Social melonjak lima kali lipat. Namun, secara keseluruhan, audiens X diperkirakan 100 kali lebih besar dari Truth Social.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon