MMKSI Ungkap Alasan Tunda Penjualan Mobil Listrik di RI
Selasa, 10 Februari 2026 | 14:09 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Persaingan industri otomotif Indonesia kini semakin mengarah ke kendaraan elektrifikasi. Namun, berbeda dengan sejumlah merek asal China yang agresif membawa mobil listrik, pabrikan Jepang masih mengambil langkah bertahap.
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengungkapkan alasan belum memasarkan kendaraan listrik murni (battery electric vehicle/BEV) dalam waktu dekat.
Presiden Direktur MMKSI Atsushi Kurita mengatakan, permintaan kendaraan bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) di Indonesia masih sangat kuat. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama Mitsubishi untuk tetap memprioritaskan model konvensional di pasar domestik.
“Di Indonesia memang kami masih berfokus pada ICE, karena memang masih sangat banyak (peminatnya). Karena kami punya mobil yang sudah dikenal sebagai mobil yang tangguh. Jadi memang ICE menjadi fokus utama kami (sampai saat ini),” kata Atsushi Kurita dikutip dari Antara, Selasa (10/2/2026).
Kurita menjelaskan, secara global Mitsubishi sebenarnya telah memiliki portofolio kendaraan ramah lingkungan yang cukup lengkap. Di sejumlah negara, Mitsubishi telah memasarkan berbagai model elektrifikasi, tidak hanya berbasis baterai, tetapi juga teknologi lain yang lebih beragam.
Meski belum meluncurkan mobil listrik murni di Indonesia, MMKSI memastikan arah elektrifikasi tetap menjadi bagian dari strategi jangka menengah. Gerbang menuju elektrifikasi di Tanah Air akan dimulai melalui kendaraan hybrid, yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi pasar dan kesiapan konsumen.
“Kita merencanakan untuk memperkenalkan mobil hybrid mulai tahun ini, buat pasar Indonesia, tetapi tentunya kita masih tetap akan bermain di multi-pathway,” jelas Kurita.
Pendekatan multi-pathway tersebut, menurut MMKSI, memungkinkan perusahaan menawarkan beragam teknologi penggerak, mulai dari ICE, hybrid, hingga elektrifikasi penuh sesuai kebutuhan dan kesiapan masing-masing pasar. Strategi ini juga memberikan waktu bagi konsumen untuk beradaptasi sebelum beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik.
Sebelumnya, Mitsubishi telah memperkenalkan model hybrid di pasar Thailand. Namun, hingga kini MMKSI belum mengungkapkan secara rinci model hybrid apa yang akan dibawa ke Indonesia. Perusahaan menyatakan masih mempelajari karakter pasar dan preferensi konsumen domestik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




