Data Center Alibaba Beroperasi di Indonesia, Apa Kata Menkominfo?
Kamis, 15 Maret 2018 | 18:15 WIB
Jakarta - Data Center milik Alibaba Cloud yang merupakan perusahaan komputasi awan milik Alibaba Group telah resmi beroperasi di Indonesia. Data center ini merupakan platform cloud publik global pertama di Indonesia yang menyediakan pilihan lokal bagi pelaku bisnis di Indonesia, terutama pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan startup.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menanggapi positif beroperasinya data ceter milik Alibaba Cloud di Indonesia. Keberadaan Data Center tersebut, dinilainya bisa ikut membantu startup di Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan bisnis, sehingga dapat berkompetisi dalam lansekap internasional.
"Pemain besar komputasi awan kini sudah ada di Indonesia. Ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak lagi dipandang sebelah mata karena merupakan pasar yang potensial dan bisa memberi kontribusi," kata Rudiantara, saat menghadiri peresmian Data Center Alibaba Cloud, di Jakarta, Kamis (15/3).
Rudiantara mengatakan, Indonesia sangat terbuka dengan kehadiran perusahaan komputasi awan dari luar negeri yang ingin mengoperasikan data center di Indonesia. Namun, tentunya mereka harus patuh pada peraturan yang berlaku, serta melibatkan talenta-talenta lokal dalam pengoperasiannya.
"Boleh saja datang dan berbisnis di Indonesia, tapi harus taat membayar pajak dan sebagainya. Jangan lupakan juga kemampuan generasi muda Indonesia yang lebih baik dari pendahulunya. Mereka juga harus dikedepankan," kata Rudiantara.
Sementara itu, General Manager Alibaba Cloud untuk Asia Pasifik, Alex Li, menyampaikan, pihaknya berkomitmen untuk melibatkan sumber daya manusia (SDM) dari Indonesia, sehingga bisa membantu memberikan layanan dalam bahasa Indonesia. Rangkaian produk dan layanan komputasi awan yang dihadirkan, juga telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Sebagai satu-satunya penyedia layanan cloud global yang berasal dari Asia, Alibaba Cloud memiliki posisi yang unik dalam hal pemahaman budaya dan konteks di wilayah ini, sehingga kami dapat menyediakan solusi data intelligence dan kemampuan komputerisasi yang inovatif bagi semua pelanggan di wilayah ini," kata Alex Li.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




